Wednesday , August 23 2017
Topik Terhangat

DPR Dinilai Gesit Jika Urusan Kepentingan Elite

DPR Dinilai Gesit Jika Urusan Kepentingan Elite

JAKARTA, KOMPAS.com – Deputi Direktur Para Syndicate Agung Sulistyo mengaku prihatin atas cepatnya proses terhadap usulan revisi terbatas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD.

Revisi tersebut bagi mengakomodir keinginan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yg meminta jatah sesuatu kursi Pimpinan DPR.

“Miris. Karena kalau bicara UU, bicara kepentingan masyarakat,” kata Agung, dalam sebuah diskusi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (16/12/2016).

Menurut Agung, apa yg dikerjakan Dewan Perwakilan Rakyat atas usulan revisi terbatas UU MD3 itu berbeda dengan kinerja seandainya terkait UU yg justru bagi kepentingan masyarakat.

“Kalau bicara kepentingan masyarakat luas lamanya minta ampun, bahkan tak tak jadi prioritas. Kalau kepentingan elit kok cepat,” ujar dia.

Agung mempertanyakan penambahan jumlah pimpinan di DPR. Bagi dia, penambahan jumlah Ppimpinan Dewan Perwakilan Rakyat tak memiliki urgensi terhadap masyarakat.

“Apa yg dicari jadi pimpinan DPR?” kata Agung.

Direktur Eksekutif Para Syndicate Ari Nurcahyo mengatakan, penambahan jumlah Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat mulai menimbulkan persoalan dalam pengambilan keputusan.

Sebab, jumlah pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat mulai berjumlah genap.

“Masuk PDI-P jadi jumlah pimpinan ada enam. Harusnya buat ambil keputusan berjumlah ganjil,” ujar Ari.

PDI-P menganggap UU MD3 ketika ini tak adil karena partai pemenang pemilu dengan kursi terbanyak tak otomatis menjadi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat karena dipilih secara paket.

Hal ini berbeda dengan Dewan Perwakilan Rakyat periode sebelumnya, di mana pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat dipilih berdasarkan lima fraksi dengan suara terbesar.

Rapat Paripurna pada Kamis (15/12/2016) menyatakan revisi terbatas UU MD3 MPR resmi masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2017.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose