Wednesday , August 23 2017
Topik Terhangat

“Mobil Murah” Bekas Sedang Turun Harga

Mobil Murah Bekas Sedang Turun Harga

Jakarta, KompasOtomotif – Pedagang mobil bekas akan mengeluhkan daya pikat LCGC atau dikenal dengan mobil murah. Dalam dua bulan terakhir, segmen ini tidak begitu menggairahkan karena berbagai faktor. Alhasil, harganya pun sedikit turun, atau mengalami depresiasi lebih besar.

Seperti diceritakan Munir Abdullah, pedagang mobil bekas Berkah Jaya di bilangan Duren Sawit, Jakarta Timur, (20/12/2016), Toyota Agya dan Daihatsu Ayla yg biasanya stabil belakangan seret. Dia pun harus mengalah dengan sedikit menurunkan harga.

”Dulu kan banyak orang beli Agya atau Ayla bagi Grab Car atau Uber. Sekarang kan nggak bisa, pembelinya ya perorangan yg memang butuh mobil murah. Lebih dari 50 persen turunnya,” kata Munir kepada KompasOtomotif.

Kambing hitam memang kerap diarahkan ke Peraturan Menteri Perhubungan R1 Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Disebutkan, mobil dengan kubikasi mesin di bawah 1.300 cc dilarang jadi angkutan sewa berbasis aplikasi. Salah satunya segmen Low Cost Green Car (LCGC), seperti Datsun Go, Datsun Panca, Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Daihatsu Sigra, Toyota Calya, Honda Brio, dan Suzuki Karimun Wagon R.

Rupanya kekhawatiran pedagang mobil bekas sejak kasak-kusuk peraturan baru ini akhirnya terjadi. Teddy Rahmat, pedagang mobil bekas Dave Car di Jatibening, Pondok Gede, Jakarta Timur, juga menyatakan hal yg sama.

Jika biasanya dalam sesuatu minggu dapat menjual empat sampai lima unit ”mobil murah” berbagai merek, kini laku beberapa pun dirinya merasa bersyukur.

”Datsun Go + Panca lalu diincar untuk Grab (Car), sekarang malah turun jauh. Selain termakan sama temannya sendiri Calya-Sigra, pembeli yg minat buak taksi geser ke kelas Avanza dan Xenia lagi,” kata Teddy via pesan singkat.

Penurunan harga menurut Teddy dapat lebih dari Rp 5 jutaan, terlebih bagi model yg kurang diminati.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose