Wednesday , August 16 2017
Topik Terhangat

Menghilang, Dokter Isna Sempat Terlacak Di Temanggung Dan Gorontalo

Menghilang, Dokter Isna Sempat Terlacak Di Temanggung Dan Gorontalo

Hilangnya dr Nur Ruwaida Isnaini atau biasa disapa dr Isna sejak Rabu (4/1) membuat pihak keluarga melaporkannya ke polisi. Menurut kakak Isna, Nurmala Shofiyanti, kabar hilang diketahui pertama kali oleh keluarga dari teman kuliah adiknya.

Pergi.com bagi-bagi voucher tiket pesawat Rp 100,000“Dapat kabar Isna hilang, keluarga segera tiba ke Yogja. Kami segera lapor ke Polsek Mlati,” ucap Nurmala saat dihubungi, Sabtu (7/1).

Nurmala menerangkan bahwa saat Rabu (4/1), Isna sempat menghubungi temannya pada pukul 09.00 WIB. Isna mengabarkan bahwa dirinya telah sampai di RSUP dr Sardjito. Tetapi saat jam 14.00 WIB jatah Isna piket di RSUD Sleman, wanita itu tidak dapat dihubungi.

“Dihubungi telah tak bisa. Terus karena dihubungi tak bisa, teman Isna kemudian menanyakan keberadaan korban kepada keluarga,” kata Nurmala.

Nurmala menceritakan saat dicek lewat CCTV yg ada di kos Isna, diketahui bahwa saat Isna menelepon dan mengabarkan telah di RSUP dr Sardjito ternyata ada di kamar kosnya. Isna kemudian pergi meninggalkan kos. Sebelumnya, Isna sempat menitipkan kunci mobil ke penjaga kos.

“Isna keluar dengan berjalan kaki. Saat pergi Isna mengenakan baju batik biru keunguan dan celana panjang warna hitam menggunakan kerudung,” terang Nurmala.

Nurmala melanjutkan bahwa Isna memiliki ciri-ciri tinggi badan 155 cm, berat badan 66 kg. Isna berkulit sawo matang dan rambut panjang.

“Ketika dilacak sinyal nomor handphone, sempat memamerkan berada di Temanggung. Terakhir dilacak di Gorontalo. Keluarga sempat ke Temanggung dan Gorontalo, tetapi tak ketemu,” jelas Nurmala.

Nurmala melanjutkan bahwa pihak keluarga telah coba menghubungi Isna tapi nomor tak aktif. Terakhir komunikasi terjadi pada Kamis (5/1).

“Keluarga mendapat SMS dari Isna yg intinya agar keluarga tak usah mencari Isna dan mendoakan semoga Allah melindungi Isna,” papar Nurmala.

Nurmala menuturkan bahwa sepengetahuan keluarga, Isna tidak aktif dalam organisasi di luar kampus. Alasannya kegiatan Isna kuliah bagi meraih gelar dokter spesialis sangat padat.

“Setahu keluarga, Isna tidak memiliki persoalan dengan siapa pun. Isna telah terforsir dengan kegiatan kuliah. Ya hanya rumah sakit dan kos saja kegiatannya,” pungkas Nurmala.
Sumber: http://www.merdeka.com

Komentar Anda

You might also likeclose