Sunday , June 25 2017
Topik Terhangat

KSAL: Panglima Armada Harusnya Di Kapal, Bukan Di Darat

KSAL: Panglima Armada Harusnya Di Kapal, Bukan Di Darat

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi mengatakan, setiap panglima armada seharusnya bertugas di atas kapal, bukan di daratan.

“Panglima armada itu seharusnya di kapal, misalnya panglima armada ketujuh, panglima armada pasifik. Itu di kapal semua,” ujar Ade usai membuka Rapat Pimpinan TNI AL di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jumat (20/1/2017).

“Dia boleh di kantor, di darat, kalau sedang istirahat saja ya. Jadi jangan dibolak-balik, panglima armada posnya adalah di kapal,” lanjut dia.

Pernyataan itu yaitu jawaban dari pertanyaan wartawan soal rencana pembentukan armada TNI AL ketiga RI, armada laut timur. Armada timur ini dibentuk belakangan setelah armada barat dan armada tengah. 

Rencananya, TNI AL membangun markas armada timur di Sorong, Papua.

Ade melanjutkan, Indonesia belum memiliki kapal yg berfungsi sebagai markas tempat kendali operasi dilakukan.

(Baca: Indonesia Bakal Miliki Armada Laut Ketiga)

Ade meminta hal itu tak menjadi alasan para panglima armada tak menjalakan tugas pokoknya.

“Dalam bahasa perang, dia tetap harus berani di atas kapal, jangan di darat. Keliru,” ujar dia.

Sesuai kajian TNI AL sejak 2004, Komando Armada RI Kawasan Barat nantinya memiliki kewenangan wilayah di segala perairan di Pulau Sumatera (ALKI I).

Sementara, Komando Armada RI Kawasan Tengah memiliki wewenang atas wilayah perairan sekitar Pulau Jawa dan Pulau Kalimantan (ALKI II).

Adapun, Komando Armada RI Kawasan Timur nantinya menjangkau wilayah perairan di Pulau Sulawesi, kepulauan Nusa Tenggara, Kepulauan Maluku dan Papua (ALKI III).

Kompas TV TNI AL Gagalkan Penyelundupan 20 Ton Solar ke Luar Negeri

 

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose