Monday , August 21 2017
Topik Terhangat

Kupas Teknologi VVA Pada “All New” R15

Kupas Teknologi VVA Pada All New R15

Bogor, KompasOtomotif – Yamaha telah membekali R15 terbaru dengan Variable Valve Actuation (VVA), sama seperti yg telah diterapkan pada NMAX dan Aerox 155. Inilah teknologi kunci Sepeda Motor Sport ber-fairing itu buat mempertahankan performa dari putaran bawah sampai atas.

Berdasarkan penjelasan Ridwan Arifin, Service Education PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), VVA mulai menjaga tenaga dan torsi maksimum tetap didapat pada seluruh putaran mesin. Hal itu didapat karena klep mulai menyesuaikan faktor timing, durasi, dan lift.

Setelah putaran mesin mencapai  7.400 rpm, VVA pada R15 mulai aktif. ECU memberikan instruksi ke selenoid buat pindah kem. VVA mengubah durasi intake low cam jadi intake high cam. Valve berubah, durasi berubah, lift berubah, otomatis tenaga bersiap selalu ”mengisi”.

”Bedanya VVA R15 dengan NMAX atau Aerox adalah setelannya. Pada duo Skutik itu, VVA mulai akan bekerja pada 6.000 rpm,” ujar Ridwan usai peluncuran All New R15 di Sirkuit Sentul, Bogor, (23/1/2017).

SOHC
Yu Kitamura, Project Leader All New R15 ST. Development Division Yamaha Motor Company Ltd, dalam acara yg sama, menjelaskan lebih detail, terutama terkait dengan keputusan Yamaha mempertahankan tipe mesin Single Over Head Camshaft (SOHC) ketimbang tipe Double Over Head Camshaft (DOHC).

Ternyata, dengan mesin SOHC plus VVA, secara tersirat Kitamura menyatakan bahwa performa mulai jauh lebih baik ketimbang DOHC. DOHC lebih fokus bekerja pada rpm tinggi. Sedangkan SOHC plus VVA bakal menjaga tenaga dan torsi tetap pada puncak di setiap putaran mesin.

”Kalau pakai DOHC tak match, karena mesin tipe long stroke. Bukan SOHC dan DOHC lebih rendah atau tinggi, tetapi ini karena keselarasan saja, terkait dengan stroke dan karakter mesin,” ucap Kitamura.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose