Monday , August 21 2017
Topik Terhangat

Nissan “Galau” Lagi Di Inggris

Nissan “Galau” Lagi Di Inggris

Davos, KompasOtomotif – Nissan berencana mulai melakukan peninjauan ulang terhadap daya saing pabrik di Sunderland, Inggris, setelah hubungan Inggris dengan Uni Eropa diselesaikan (Brexit). Ini disampaikan segera Carlos Ghosn di sela-sela World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss.

Mengutip The Guardian, Senin (23/1/2017) apa yg dikatakan Ghosn ini meningkatkan kekhawatiran terkait komitmen perusahaannya ke Inggris. Di mana pada Oktober 2016 lalu, dirinya berjanji bagi bertahan, dan membuat fasilitasnya tersebut menjadi salah sesuatu yg terbesar di dunia.

Pemerintah juga sudah menyatakan “dukungan dan jaminan” yg mulai diberikan, sebelum pernyataan Nissan pada Oktober, di mana versi baru Qashqai dan X-Trail mulai produksi di bagian timur laut Inggris itu, serta mengubah Sunderland menjadi pabrik berkapasitas besar, yg memproduksi lebih dari 600.000 mobil per tahun.

Baca juga : Pabrik Nissan Bertahan di Inggris Pasca Brexit

Ghosn mengatakan, kalau Nissan yakin dengan jaminan yg diberikan pemerintah Inggris, tapi mereka tetap perlu meninjau situasi. “Jelas saat rencana telah datang, Anda tetap harus mengevaluasi kembali situasi yg ada, baru mengatakan, ‘Oke’, apakah pabrik mulai diteruskan atau tidak?,” ujar Ghosn.

“Kami harus membuat keputusan investasi dalam beberapa sampai tiga tahun ke depan. Jadi jelas, lebih cepat keputusan Inggris dengan UE datang, maka itu mulai lebih baik,” ucap Ghosn.

Pemerintah sudah menolak buat menerbitkan surat kepada Nissan, terkait jaminan yg diberikan oleh Greg Clark, Secretary of State for Business, Energy and Industrial Strategy Inggris.

Di pihak lain, seorang eksekutif senior Toyota juga mengatakan, pabriknya yg berada di Inggris, juga diperlukan buat menjadi kompetitif setelah Brexit. “Kami sudah menghadap perdana menteri Inggris, sehingga kalian sekarang mulai mempertimbangkan bersama-sama dengan pemasok, bagaimana perusahaan kita mampu bertahan,” ujar Takeshi Uchiyamada, Chairman Toyota.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose