Monday , August 21 2017
Topik Terhangat

2016, Angka Penjualan Sedan Terus Merosot

2016, Angka Penjualan Sedan Terus Merosot

Jakarta, KompasOtomotif — Angka penjualan mobil pada 2016 tumbuh 4,5 persen dibanding 2015. Tiga segmen di mobil penumpang, yakni LCGC (mobil murah), MPV, dan SUV, mengalami tren kenaikan angka penjualan, sedangkan sedan selalu merosot.

Dari analisis yg dikerjakan lembaga riset dan konsultan Frost & Sullivan, penurunan angka penjualan sedan mencapai 21,4 persen atau dari 17.422 unit (2015), menjadi cuma 13.700 unit.

Adapun pertumbuhan terbesar dialami oleh LCGC mencapai angka 38,3 persen, menjadi 228.800 unit. Baru kemudian diikuti oleh SUV yg membengkak 23,7 persen, serta MPV tumbuh di angka 10,3 persen sepanjang 2016.

Kemunculan model baru kembaran Calya-Sigra punya Toyota dan Daihatsu di kategori LCGC bukan cuma tidak mengurangi berkah buat merek, melainkan juga penyumbang penjualan secara keseluruhan di segmen mobil penumpang.

Baca juga : Belum Genap Setahun, Toyota Calya Kuasai Pasar LCGC 2016

2016, Angka Penjualan Sedan Terus MerosotFrost & Sullivan Tren penjualan mobil penumpang 2016 per segmen.

Sumbangsih penjualan terbesar sedan ditempati oleh Honda, merupakan dari data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dapat sampai pada 32,38 persen, serta membuntuti di belakangnya ada Toyota (30,50 persen) dan Mercedes Benz (16,05 persen). Sementara di posisi keempat dan kelima ada BMW (13,11 persen) dan Proton (3,78 persen).

Untuk pasar Indonesia, sedan bukan segmen favorit seperti MPV, dengan keunggulan muat banyak penumpang, atau LCGC yg milik harga jual murah. Harga sedan yg mahal, selain impor, juga karena Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yg tinggi, sampai 30 persen (1.500cc). 

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose