Monday , August 21 2017
Topik Terhangat

8 Langkah Samsung Cegah “Tragedi” Note 7 Terulang

8 Langkah Samsung Cegah Tragedi Note 7 Terulang

KOMPAS.com – Samsung kini sudah mengubah metode pengujian baterai ponsel dalam fasilitas produksi mereka di segala dunia. Perubahan tersebut dikerjakan dengan harapan agra “tragedi” yg dialami dengan Galaxy Note 7 tak terulang, sekaligus meraih hati pengguna.

Samsung memang sempat mendapat persoalan besar karena sejumlah Galaxy Note 7 meledak dan terbakar saat dipakai pengguna. Namun seluruh itu telah berakhir. Mereka sudah memutus peredaran ponsel tersebut, menghentikan produksi dan menyelesaikan investigasi mengenai penyebabnya.

Agar “tragedi” Note 7 itu tidak terulang, Samsung kini memiliki pekerjaan rumah yg mesti diselesaikan, yakni melakukan satu bagi memenangkan hati para penggunanya.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Android Central, Senin (23/1/2017), salah sesuatu cara yg sedang ditempuh Samsung adalah mengubah metode pengujian baterai yg mulai dipakai di berbagai perangkat genggamnya.

Baca: Samsung Resmi Umumkan Penyebab Galaxy Note 7 Mudah Terbakar

Pengujian yg dimaksud disebut sebagai 8-Point Safety Check, berikut penjelasannya.

1. Ketahanan baterai

Sebelum dipakai, Samsung mulai menguji ketahanan baterai tersebut. Pengujian ketahanan ini antara yang lain berupa overgcharging, menusuknya memakai paku, serta meletakkan baterai di suhu ekstrim.

2. Meninjau fisik

Setiap baterai produksi Samsung dijanjikan mulai terus dicek buat mengetahui apakah telah sesuati dengan standarisasi yg ada.

3. Sinar X

Setiap baterai dijanjikan telah melewati pemindaian memakai sinar X. Tujuannya buat melihat keadaan bagian dalam baterai, mengecek adakah hal yg aneh atau cacat.

4. Isi dan pakai

Baterai juga mulai diuji dengan cara mengisi daya dan mengeluarkannya. Pengujian ini dikerjakan dalam skala besar.

5. Uji TVOC

Seluruh baterai buatan Samsung mulai diuji dan dipastikan tak memiliki kebocoran tertentu.

6. Bongkar baterai

Baterai yg telah jadi juga mulai dibogkar lagi, termasuk keadaan bagian sambungan dan sekatnya.

7. Menguji pemakaian

Samsung juga menguji baterai secara intensif, mengikuti berbagai jenis skenario pemakaian ponsel pengguna

8 Pengujian DOCV

Pengujian ini berguna bagi mengetahui apakah selama proses produksi ada voltase yg ada berubah atau tetap konsisten.

Baca: Dicabut, Larangan Bawa Galaxy Note 7 ke Pesawat

Sumber: http://tekno.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose