Wednesday , August 23 2017
Topik Terhangat

PSSI Matangkan Persiapan Kompetisi Baru Liga Indonesia

PSSI Matangkan Persiapan Kompetisi Baru Liga Indonesia

Jakarta (ANTARA News) – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) selalu mematangkan persiapannya bagi menyelenggarakan liga profesional Indonesia, Liga Satu (pengganti Indonesia Super League) dan Liga Dua (pengganti Divisi Utama).

Salah sesuatu bentuk persiapan tersebut adalah memutuskan operator baru bagi liga, dari sebelumnya PT Liga Indonesia yg dipimpin Djoko Driyono beralih ke PT Liga Indonesia Baru dengan Iwan Budianto, yg juga menjabat Kepala Staf Ketua Umum PSSI, di pucuk pimpinan.

“Ini adalah titik mula yg utama untuk klub. Saat ini tinggal tersisa dua pekan lagi menuju kick off liga pada 26 Maret 2017 dan PSSI melalui operator menyelesaikan rencana strategis buat waktu sesuatu musim kompetisi,” kata Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono di Jakarta, Jumat.

Beberapa rencana strategis tersebut, lanjut Joko, menyangkut aspek teknis, termasuk sepak bola, seperti standardisasi klub, lisensi, jadwal dan lainnya. Selain itu ada aspek bisnis, terutama terkait rencana bisnis, sponsor dan tayangan televisi.

PSSI sendiri memastikan Liga Satu dan Liga Dua mulai bergulir dengan peraturan yg telah diputuskan dalam meeting anggota Exco PSSI pada 8 Januari 2017 di Bandung. Beberapa regulasi yg utama adalah tentang kewjiban klub yg cuma boleh mengontrak tiga pemain asing dengan aturan beberapa plus sesuatu atau beberapa pemain asing non-Asia dan sesuatu pemain Asia.

Kedua, setiap tim tak boleh memakai jasa lebih dari beberapa pesepak bola berusia 35 tahun ke atas. Kemudian, klub juga diwajibkan mengontrak sedikit-dikitnya lima pemain dengan usia 23 tahun ke bawah (U-23) dengan tiga di antaranya harus dimainkan secara reguler.

Joko mengatakan, walau peraturan ini telah tetap, tapi ada aspek-aspek rinci yg perlu dibahas lebih lanjut, terutama terkait pemain U-23.

“Misalnya kalau ada pemain U-23 yg ditarik bagi pemusatan latihan tim nasional, entah sesuatu atau beberapa atau tiga dan seterusnya, apakah klub wajib mencari pengganti atau kewajibannya gugur. Ini menjadi catatan. Kemudian apakah pemain muda itu harus dimainkan 90 menit atau tanpa pembatasan waktu. Bagaimana kalau kelima-limanya cedera, sakit,” tutur dia.

Mengenai adanya anggapan bahwa pembatasan pemain asing bisa menurunkan pamor liga, Joko menanggapi bahwa itu menjadi tantangan PSSI. Dia mengingatkan bahwa kebijakan PSSI adalah semata-mata bagi regenerasi dan meningkatkan kualitas tim nasional.

PSSI pun berjanji mulai mengawasi jalannya kompetisi dengan ketat agar kualitas pemain asing yng ada mampu dimaksimalkan.

Sebagai keterangan selain liga profesional, Liga Satu dan Liga Dua, secara “mandatory” atau wajib, PSSI juga menjalankan liga amatir yg disebut Liga Nusantara. Liga Dua dan Liga Nusantara mulai diselenggarakan setelah Liga Satu akan bergulir.

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose