Friday , August 18 2017
Topik Terhangat

Atraksi Barongsai Hiburan Gratis Warga Saat Imlek

Atraksi Barongsai Hiburan Gratis Warga Saat Imlek

Banjarmasin (ANTARA News) – Atraksi seni Barongsai, sebuah kebudayaan tradisional Tionghoa menjadi salah sesuatu hiburan gratis untuk masyarakat Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, ketika perayaan Imlek.

Sebagaimana awal tahun baru Imlek 2568 yg bertepatan 28 Januari 2017, barongsai keluar masuk permukiman penduduk di “kota seribu sungai” Banjarmasin, terutama pada komplek yg ada warga Tionghoa, Sabtu.

Barongsai yg juga mendatangi rumah/toko warga Tionghoa pada dua jalan protokol di kota berjuluk seribu sungai itu menjadi tontonan gratis buat masyarakat sekitar serta orang-orang yg sedang melewati kawasan tersebut.

Atraksi barongsai yg juga dilakoni “awak banua” (penduduk daerah setempat) itu sepekan sebelum tahun baru Imlek dan setengah bulan (15 hari) sesudahnya atau hingga Cap Go Meh.

Kegiatan barongsai yg mendatangi rumah warga Tionghoa itu sembari yaitu hiburan, juga mengumpulkan “ampau/angpao” (amplop khusus berisi uang) yg duitnya bagi kegiatan sosial.

Beberapa warga masyarakat ibukota Kalsel mengaku terhibur dengan kegiatan barongsai, karena melihat simbol naga yg diarak, juga atraksi para pelaku yg tampak cekatan dan terampil.

Sebagaimana pengakuan Ali, warga Jalan Handil Bakti Kabupaten Barito Kuala (Batol), Kalsel yg sengaja tiba ke ibukota provinsi cuma ingin memperlihat barongsai kepada anak-anaknya.

“Sebab di Handil Bakti, walau dekat atau bertetangga dengan Kota Banjarmasin, tak ada kegiatan barongsai – sebuah budaya tradisional Tionghoa tergolong unik,” ujar ayah dari beberapa anak itu.

Sementara di kelenting atau tempekong yg terdapat di Pacinan Laut (Jalan P Tendean) dan Jalan Niaga/Jalan Brigjen Katamso Banjarmasin, sejak Jumat sore (27/1) hingga pagi Sabtu ramai warga Tionghoa melakukan persembahyangan, terutama penganut Konfocius.

Persembahayangan dalam rangkaian perayaan tahun baru Imlek 2568 di Banjarmasin berjalan aman dan lancar, karena cuaca juga mendukung atau cukup bersahabat, tak terlalu panas dan tidak turun hujan.

Di Kalsel yg terdiri atas 13 kabupaten/kota selain terdapat dua vihara, juga ada tiga kelenteng yg tergolong tua, merupakan beberapa di Banjarmasin dan sesuatu di Kotabaru – kabupaten paling timur provinsi tersebut.

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose