Friday , August 18 2017
Topik Terhangat

Lantunan Lagu “Tanah Papua” Kapolri Dan Panglima TNI…

Lantunan Lagu Tanah Papua Kapolri Dan Panglima TNI...

JAKARTA, KOMPAS.com – Kapolri Jenderal Tito Karnavian tampak begitu semangat ketika disodori mikrofon.

Ia diminta ikut bernyanyi oleh seorang musisi yang berasal Papua dalam acara Perayaan Natal dan Tahun Baru 2017 MPR, DPR, Dewan Perwakilan Daerah RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (27/1/2017) malam.

Tito yg mengenakan kemeja merah tua kelihatan lancar menyanyikan lagu “Tanah Papua” tanpa teks.

Wajahnya semringah. Seolah memamerkan kerinduannya pada Tanah Papua.

Sebelum menjabat Kapolri dan Kapolda Metro Jaya, Tito pernah menjadi Kapolda Papua hampir selama beberapa tahun.

Tito tidak cuma bernyanyi sesuatu kali. Setelah diselingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan sang penyanyi, Tito kembali “merebut” mikrofon.

Tito bahkan bernyanyi dengan menghadap para hadirin dan saling merangkul dengan sang penyanyi.

Ia begitu lepas seperti layaknya penyanyi penting yg mengisi acara.

Gatot sedikit lebih kaku. Meski awalnya bernyanyi sambil duduk, akhirnya ia ikut berdiri.

Tak cuma menyanyikan “Tanah Papua”, keduanya sempat kembali menyumbangkan suara pada lagu “Symphoni yg Indah”, yg malam itu dibawakan oleh penyanyi Lea Simanjuntak.

Beberapa pimpinan lembaga juga ikut menyumbangkan suara pada lagu berikutnya, namun cuma satu-dua kalimat.

Pemandangan ini menyorot perhatian dan memberi kesan tersendiri untuk hadirin..

Ketua Pelaksana Acara, Maruarar Sirait, misalnya. Dalam sambutan singkatnya, ia menyinggung soal pluralisme dan keinginan membangun gereja kecil di Kompleks Parlemen sebagai tanda bahwa legislatif peduli pada seluruh agama.

Ia juga mengundang tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta buat hadir.

Hal itu, kata pria yg akrab disapa Ara, buat memamerkan bahwa persaingan ada. Namun persatuan ada di atas persaingan.

Kehadiran Kapolri dan Panglima juga disorot secara khusus. Apalagi keduanya juga sudah menyumbangkan suara.

“Ada Bang Gatot dan Bang Tito, betul-betul telah banyak ketawa-ketawa, senyum-senyum. Ini telah tanda kalau ada yg mau bikin kacau Indonesia, percuma. Dua ini sudah bergabung menjadi sesuatu menjaga NKRI,” kata Ara disusul tepuk tangan hadirin.

Selain Ara, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan juga menyinggung kekompakan Kapolri dan Panglima yg sama-sama turut bernyanyi dalam acara tersebut.

Sebelum menyebut nama keduanya, Zulkifli juga menyinggung perihal kesatuan NKRI. Semua warga negara memiliki hak yg sama.

Pergesekan-pergesekan kecil yg terjadi di tanah air, dinilai bukan persoalan besar untuk kesatuan NKRI.

“Saya berpendapat, Indonesia itu baik-baik saja. Ukurannya sederhana. Tadi kalian saksikan Kapolri dan Panglima TNI nyanyi, suaranya bagus sekali. Berarti enggak ada masalah,” ujar Zulkifli.

“Tentu kalau banyak persoalan nyanyinya tak sebagus tadi. Kalau kalian bertiga (Ketua MPR, DPR, DPD) sih tadi ikut-ikutan saja,” sambungnya.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Lantunan Lagu “Tanah Papua” Kapolri Dan Panglima TNI…

Lantunan Lagu Tanah Papua Kapolri Dan Panglima TNI...

JAKARTA, KOMPAS.com – Kapolri Jenderal Tito Karnavian tampak begitu semangat ketika disodori mikrofon.

Ia diminta ikut bernyanyi oleh seorang musisi yang berasal Papua dalam acara Perayaan Natal dan Tahun Baru 2017 MPR, DPR, Dewan Perwakilan Daerah RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (27/1/2017) malam.

Tito yg mengenakan kemeja merah tua kelihatan lancar menyanyikan lagu “Tanah Papua” tanpa teks.

Wajahnya semringah. Seolah memperlihatkan kerinduannya pada Tanah Papua.

Sebelum menjabat Kapolri dan Kapolda Metro Jaya, Tito pernah menjadi Kapolda Papua hampir selama beberapa tahun.

Tito tidak cuma bernyanyi sesuatu kali. Setelah diselingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan sang penyanyi, Tito kembali “merebut” mikrofon.

Tito bahkan bernyanyi dengan menghadap para hadirin dan saling merangkul dengan sang penyanyi.

Ia begitu lepas seperti layaknya penyanyi penting yg mengisi acara.

Gatot sedikit lebih kaku. Meski awalnya bernyanyi sambil duduk, akhirnya ia ikut berdiri.

Tak cuma menyanyikan “Tanah Papua”, keduanya sempat kembali menyumbangkan suara pada lagu “Symphoni yg Indah”, yg malam itu dibawakan oleh penyanyi Lea Simanjuntak.

Beberapa pimpinan lembaga juga ikut menyumbangkan suara pada lagu berikutnya, namun cuma satu-dua kalimat.

Pemandangan ini menyorot perhatian dan memberi kesan tersendiri untuk hadirin..

Ketua Pelaksana Acara, Maruarar Sirait, misalnya. Dalam sambutan singkatnya, ia menyinggung soal pluralisme dan keinginan membangun gereja kecil di Kompleks Parlemen sebagai tanda bahwa legislatif peduli pada segala agama.

Ia juga mengundang tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta buat hadir.

Hal itu, kata pria yg akrab disapa Ara, bagi memamerkan bahwa persaingan ada. Namun persatuan ada di atas persaingan.

Kehadiran Kapolri dan Panglima juga disorot secara khusus. Apalagi keduanya juga sudah menyumbangkan suara.

“Ada Bang Gatot dan Bang Tito, betul-betul telah banyak ketawa-ketawa, senyum-senyum. Ini telah tanda kalau ada yg mau bikin kacau Indonesia, percuma. Dua ini sudah bergabung menjadi sesuatu menjaga NKRI,” kata Ara disusul tepuk tangan hadirin.

Selain Ara, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan juga menyinggung kekompakan Kapolri dan Panglima yg sama-sama turut bernyanyi dalam acara tersebut.

Sebelum menyebut nama keduanya, Zulkifli juga menyinggung perihal kesatuan NKRI. Semua warga negara memiliki hak yg sama.

Pergesekan-pergesekan kecil yg terjadi di tanah air, dinilai bukan persoalan besar buat kesatuan NKRI.

“Saya berpendapat, Indonesia itu baik-baik saja. Ukurannya sederhana. Tadi kami saksikan Kapolri dan Panglima TNI nyanyi, suaranya bagus sekali. Berarti enggak ada masalah,” ujar Zulkifli.

“Tentu kalau banyak persoalan nyanyinya tak sebagus tadi. Kalau kita bertiga (Ketua MPR, DPR, DPD) sih tadi ikut-ikutan saja,” sambungnya.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose