Friday , August 18 2017
Topik Terhangat

Ada 208 Pelanggaran Kebebasan Beragama Sepanjang 2016

Ada 208 Pelanggaran Kebebasan Beragama Sepanjang 2016

JAKARTA, KOMPAS.com – Setara Institute mencatat setidaknya ada 208 macam pelanggaran kebebasan beragama yg terjadi sepanjang tahun 2016. Pelanggaran tersebut berupa 270 tindakan yg terjadi di 24 provinsi di Indonesia.

“Ini meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu. Secara peristiwa ada 11 peningkatan, dari sisi tindakan meningkat 34 angka,” ujar peneliti Kebebasan Beragama Setara Institute, Halili, di Jakarta, Minggu (29/1/2017).

Kategori pelaku terbagi dua, yakni aktor negara dan aktor non-negara. Dari aktor negara, tindakan yg paling banyak melanggar kebebasan beragama merupakan diskriminasi sebanyak 21 kasus. Disusul dengan pembiaran sebanyak 17 kasus. Posisi ketiga ditempati dengan tindakan kebijakan diskriminatif dengan 13 kasus.

“Dari 18 aktor negara yg terlibat, yg paling besar dari kepolisian sebanyak 37 tindakan,” kata Halili.

Sementara itu, ada juga aktor non-negara yg meliputi antara yang lain kelompok masyarakat dan aliansi ormas keagamaan. Tindakan yg paling banyak dikerjakan dalam kategori ini merupakan intoleransi dengan 39 tindakan, penyesatan 15 tindakan, dan intimidasi dengan sembilan tindakan. Disusul dengan ujaran kebencian, ancaman, pelarangan pendirian tempat ibadah, hingga pembubaran ormas keagamaan.

Melihat tren pelanggaran kebebasan beragama yg meningkat, Halili mendesak pemerintah bagi putar otak agar ke depannya pelanggaran serupa tidak terjadi lagi.

“Kalau pemerintah tak melakukan kebijakan hukum, pendidikan, memastikan kelompok keagamaan dijamin, maka tren itu mulai selalu terjadi,” kata Halili.

Halili menilai, selama beberapa tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo, belum ada perbaikan signifikan dari sisi kebebasan beragama. Ia menganggap pemerintah terlalu fokus pada kebijakan yg berkaitan dengan pembangunan ketimbang hak asasi seseorang dalam beragama.

“Mungkin Jokowi-JK fokus ke pembanguan infrastruktur dan ekonomi. Mungkin untuk mereka isu ini wajar saja sehingga dikesampingkan,” kata dia.

Kompas TV Kebebasan Beragama di Pemerintahan Jokowi – Satu Meja eps 122 bagian 4

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose