Friday , August 18 2017
Topik Terhangat

Kiprah Hugo Barra, Mantan Bos Google Yang Besarkan Xiaomi

Kiprah Hugo Barra, Mantan Bos Google Yang Besarkan Xiaomi

KOMPAS.com – “Pertama-tama, mari akan dengan (pengucapan) namanya,” ujar Hugo Barra dalam sebuah wawancara yg dikerjakan pada 2013 lalu. Dia lantas mengucap “show me” dalam bahasa Inggris, tetapi kata pertamanya dilafalkan seolah menyebut “show” pada “shower”.

Barra sedang mengajarkan bagaimana cara menyebut nama “Xiaomi”, sebuah perusahaan teknologi yang berasal China yg saat itu baru saja merekrutnya.

Langkah Barra bergabung dengan Xiaomi terbilang mengejutkan. Maklum, sebelumnya dia menjabat posisi tinggi sebagai vice president dan spokesperson divisi Android di Google. Sementara, Xiaomi yaitu startup teknologi berusia tiga tahun yg relatif belum terlalu dikenal.

Pertama kali bergabung dengan Google pada 2008, Barra adalah salah sesuatu sosok paling dikenal di dunia Android. Dialah yg lalu ditunjuk memperkenalkan tablet Nexus 7 di panggung Google I/O 2012.

Barra, sang pakar teknis yg piawai bicara di depan publik, juga bertanggung jawab membidani sejumlah versi OS Android, dari Honeycomb hingga Kitkat, berikut aneka smartphone dan tablet seri Nexus besutan Google.

Awal perjumpaan Barra dengan Xiaomi mampu dibilang kebetulan. Pada hari kedua di Google, 2008 lalu, dia terbang ke China bagi pertemuan dengan para petinggi mobile Google di Negeri Tirai Bambu.

Baca: Hugo Barra Tinggalkan Xiaomi Akhir Januari

Di sana, dia bertemu Bin Lin, Co-founder dan Presiden Xiaomi, yg saat itu yaitu Direktur Engineering Google China. Beberapa tahun kemudian, Lin meninggalkan Google bagi mendirikan Xiaomi, tetapi komunikasi tetap terjalin dengan Barra yg rupanya terkesan dengan startup teknologi belia ini.

“Saya terus mengunjungi mereka (Xiaomi) di Beijng. Ketika mereka akan membuat ponsel, aku memboyongnya bagi diperlihatkan di Google,” ucap Barra.

Ekspansi global

Kiprah Hugo Barra, Mantan Bos Google Yang Besarkan Xiaomioik yusuf/ kompas.com Vice President Global Xiaomi Hugo Barra ketika menjelaskan fitur-fitur Redmi 1S di dalam acara peluncuran di Jakarta, Rabu (27/8/2014)

Barra yaitu tokoh high profile pertama dari luar China yg digaet oleh Xiaomi. Dia didapuk sebagai kepala pemasaran global dalam upaya Xiaomi berekspansi ke pasaran internasional.

Di bawah kepemimpinan Barra, pada Februari 2014, Xiaomi memulai ekspansi global dengan launching produk smartphone di Singapura.

Semenjak itu Barra sibuk mondar-mandir ke berbagai negara. Dia mengelilingi ke berbagai negara bagi mempromosikan ponsel xiaomi yg milik spesifikasi mumpuni tetapi berharga terjangkau lantaran dijual eksklusif secara online bagi memotong biaya distribusi dan pemasaran.

Setelah Singapura, pada tahun yg sama, Xiaomi meluncur di berbagai negara yang lain di kawasan Asia, termasuk Malaysia, Filipina, India, dan Indonesia.

Barra sempat mampir ke gelaran Indonesia Cellular Show (ICS) 2014 di JCC Senayan, Jakarta, bagi memperkenalkan Xiaomi sekaligus membeberkan strateginya berkompetisi di pasaran smartphone Tanah Air.

“Kami mulai menjual produk-produk Xiaomi dengan fokus di e-commerce selain bekerja sama dengan distributor lokal,” ucap Barra.

Pada 2014, empat tahun setelah Xiaomi resmi didirikan, perusahaan itu menguasai pasaran domestik China dan melesat menjadi pabrikan smartphone terbesar ketiga di dunia.

Kiprah Hugo Barra, Mantan Bos Google Yang Besarkan XiaomiDeliusno/Kompas.com Mi Fans berfoto dengan Hugo Barra

Xiaomi kemudian berekspansi lebih lanjut ke lebih dari 20 negara, mencakup Rusia, Meksiko, Polandia, dan tempat kelahiran Barra sendiri, yakni Brazil.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari gaya Hugo Barra yg down-to-earth. Sosoknya jauh dari kesan eksklusif dan jarang kelihatan menggunakan pakaian formal. Dia lebih kadang tampil dengan kaus atau t-shirt dan jeans, serta tidak segan bertemu segera dengan para penggemar Xiaomi di berbagai negara.

Barra menjadi lekat dengan Xiaomi lantaran kebiasaannya yg gemar menyapa publik. Bisa dibilang, dialah wajah Xiaomi di kancah global.

Turun panggung

Meski sempat meroket, kejayaan Xiaomi tidak berlangsung lama. Pangsa pasarnya di China berangsur menurun pada 2015, hingga akhirnya harus merelakan posisi teratas kepada Huawei pada Oktober tahun itu.

Data terakhir yg dirangkum KompasTekno dari The Wall Street Journal, Selasa (24/1/2017) menyebutkan bahwa Xiaomi kini berada di urutan keempat di Negeri Panda yg yaitu pasaran smartphone terbesar di dunia. Di atasnya ada Oppo, Vivo, dan Huawei.

China adalah pasar yg menyumbang kontribusi penjualan terbanyak untuk Xiaomi. Pasaran internasional yg selama ini diperjuangkan oleh Barra diperkirakan cuma menyumbang 15 persen dari total pengapalan Xiaomi tahun lalu.

Di tengah-tengah situasi tersebut, pada 23 Januari 2017 atau sekitar 3,5 tahun setelah bergabung dengan Xiaomi, Barra mengumumkan bakal undur diri. Dia menyebutkan bahwa alasannya berkaitan dengan masalah pribadi.

“Yang baru aku sadari setelah dua tahun tinggal di lingkungan yg jauh ini ternyata sudah mengorbankan kehidupan aku dan akan berpengaruh kepada kesehatan saya,” tulis Barra dalam sebuah posting berisi ucapan perpisahan di Facebook.

Sejak menjabat sebagai kepala pemasaran global Xiaomi, Barra memang harus tinggal di Beijing yg jaraknya sekitar 10.000 km dari kediamannya di Amerika Serikat. Dia mengaku kangen rumah.

Kiprah Hugo Barra, Mantan Bos Google Yang Besarkan XiaomiXiaomi Xiang Wang, Senior Vice President di Xiaomi yg menggantikan Hugo Barra.

“Menyadari banyak hal yg sudah aku lewatkan selama dua tahun belakangan, meyakinkan aku bahwa aku harus kembali (ke Silicon Valley),” lanjut Barra, sambil menambahkan bahwa dia mulai resmi mundur dari Xiaomi seusai perayaan Tahun Baru China, Februari mendatang.

Belum jelas ke mana Barra mulai berlabuh sekembalinya ke Amerika Serikat. Yang pasti, Presiden Xiaomi Bin Lin telah mengumumkan bahwa posisi yg ditinggalkan Barra di Xiaomi akan diisi oleh Senior Vice President Xiaomi, Xiang Wang.

Kepergian Barra yaitu pukulan untuk Xiaomi, khususnya di kancah internasional yg menjadi panggung Barra.

Terlebih, perusahaan tersebut tengah melakukan perubahan terkait strategi bisnis. Meski demikian, Barra tidak khawatir dengan nasib Xiaomi.

“Xiaomi sekarang milik tim eksekutif yg kuat dan berpikiran global. Mereka mulai melanjutkan momentum yg kalian akan bersama,” ujar Barra.

Baca: Hugo Barra Ungkap 3 Alasan Tinggalkan Xiaomi
Sumber: http://tekno.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose