Friday , August 18 2017
Topik Terhangat

Kurang Tidur Berujung Pada Penyakit

Kurang Tidur Berujung Pada Penyakit

Jakarta (ANTARA News) – Studi terbaru mengungkapkan kurang tidur berdampak buruk pada kekebalan tubuh, ini menjelaskan mengapa banyak orang sakit akibat kurang istirahat.
Para peneliti di UW Medicine Sleep Center meneliti dengan mengambil sampel darah dari sebelas pasang kembar identik dengan pola tidur berbeda.
Rupanya, orang kembar yg kurang tidur milik sistem kekebalan tubuh yg lebih lemah ketimbang saudaranya.
“Kekebalan tubuh berfungsi maksimal ketika orang tidur cukup. Tidur tujuh jam atau lebih direkomendasikan bagi kesehatan optimal,” kata Dr. Nathaniel Watson yg meneliti studi ini.
Seperti dilansir Daily Mail, penelitian ini melibatkan anak kembar karena studi memperlihatkan genetik milik pengaruh hingga 55 persen terhadap kebiasaan tidur seseorang.
Peneliti ini cuma fokus pada respon kekebalan tubuh dalam studi ini. Sebelumnya, penelitian memperlihatkan saat vaksin diberikan pada orang yg kurang tidur, respon antibodinya lebih lemah.
Peneliti mengungkapkan data dari Centers for Disease Control bahwa warga Amerika ketika ini tidur kira-kira 1,5 jam hingga beberapa jam lebih sedikit dibandingkan orang-orang pada abad sebelumnya.
Sekitar sepertiga populasi yg bekerja tidur kurang dari enam jam per malam.
Masyarakat modern yg mampu mengontrol cahaya dan berinteraksi dengan teknologi sepanjang waktu menjadi salah sesuatu alasan di baliknya.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose