Saturday , June 24 2017
Topik Terhangat

Sikap Cuek Demokrat Tanggapi Gabungnya Antasari Ke PDIP

Sikap Cuek Demokrat Tanggapi Gabungnya Antasari Ke PDIP

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar setelah bebas dari penjara, kadang muncul dan melakukan safari politik. Setelah diundang Presiden Jokowi, Antasari menghadiri perayaan ulang tahun Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan juga menghadiri acara debat cagub cawagub DKI.

Antasari secara terang-terangan dalam waktu dekat mulai bergabung dengan PDIP.

“Saya memang mulai bergabung dengan sesuatu partai politik tertentu. Alasan aku bergabung dengan parpol itu karena ada kesamaan dan secara historis kita memiliki sesuatu ideologi,” kata Antasari ketika diwawancarai Kompas TV di kediamannya, Sabtu (28/1).

Bukan tanpa sebab Antasari ingin bergabung dengan PDIP. Dia mengakui, sebagian besar orang GMNI ada di PDIP. Partai besutan Megawati Soekarnoputri ini merespon positif. PDIP memberi ‘karpet merah’ terhadap Antasari seandainya ingin bergabung.

Bagaimana dengan sikap Partai Demokrat mulai hal itu?

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan, pihaknya tak mau ambil pusing keputusan Antasari. Mau bergabung dengan PDIP atau mendukung pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat ( Ahok-Djarot), Demokrat tidak mempersoalkan.

“Dia mampu mengatakan ke mana saja, dapat mengatakan aspirasi ke mana saja, misalnya di dalam pemilihan Gubernur, dia mampu condong ke mana,” tutup Agus di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (29/1).
Sikap Cuek Demokrat Tanggapi Gabungnya Antasari Ke PDIP
Dia menegaskan, tak mempermasalahkan seandainya Antasari Azhar bergabung dengan PDI Perjuangan (PDIP). Mengingat kini Antasari sudah mendapatkan kebebasannya, sehingga seluruh haknya sudah kembali.

“Beliau memiliki kewenangan seperti juga yg dimiliki oleh orang lain. Karena beliau dengan memperoleh grasi memiliki kebebasan dan mempunyai hak aku sama segala rakyat Indonesia,” jelas Agus.

Sedangkan Ketua DPP Partai Demokrat, Didik Mukrianto berpendapat, merapatnya Antasari ke PDIP mulai memberikan dampak positif untuk karirnya di masa yg mulai datang. Menurutnya, telah menjadi tugas partai politik bagi mendengarkan segala aspirasi rakyat termasuk keinginan Antasari buat berpolitik.

“Parpol semuanya harus bangun komunikasi dan hubungan baik dengan semua warga negara Indonesia. Parpol dalam tupoksinya mendengar warga negara yg ingin di dengar aspirasinya,” kata Didik di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (30/1).

Antasari sempat meminta agar Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono mengungkap perkara pembunuhan Bos Rajawali Banjaran yg menjeratnya. Muncul anggapan, Antasari mencari dukungan politik bagi membongkar lagi kasusnya.”Secara kelembagaan pasti setiap lembaga negara harus menjalin hubungan yg baik. Dalam konteks itu, hukum telah menjelaskan dengan jelas, putusan hukum pun telah dapat diakses publik, telah tak ada korelasi Pak SBY menjelaskan apa yg terjadi. Dengan proses hukum yg ada, punishment yg ada telah jelas,” pungkasnya.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya terus menjadi rumah untuk mereka yg mencari keadilan. Dia menyakini ini alasan mengapa Antasari akhirnya merapat ke pasangan petahana.

“PDI Pejuangan memang terus menjadi rumah untuk mereka yg tak mendapatkan keadilan sosial. Antasari melihat bagaimana satya meva jayate yg diyakini PDI Perjuangan yg artinya kebenaran mulai menang,” katanya di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (27/1).

Dia bahkan membuka pintu selebar-lebarnya untuk Antasari bagi bergabung dengan PDI Perjuangan. Mengingat antara partai berlambang banteng moncong putih tersebut memperjuangkan kebenaran yg tak mungkin bisa ditutupi.

“Tentu saja kita terbuka sekiranya beliau (Antasari) menyatakan mulai bergabung ke PDIP dan suasana kebatinan yg menyatukan adalah nilai yg sama,” terangnya.Baca juga:
Ini alasan Polda Metro masih sulit selidiki masalah Antasari Azhar
PDIP beri sinyal posisi bidang hukum bagi Antasari seandainya bergabung
Jika tidak terkait korupsi & asusila, PDIP beri bantuan hukum Antasari
Demokrat sebut perkara Antasari telah tidak ada korelasi lagi dengan SBY
Eva Sundari ‘happy banget’ Antasari mulai benahi kader PDIP korupsi
Demokrat tidak persoalan Antasari gabung dengan PDIP
Didukung mantan Ketua KPK Antasari Azhar, ini reaksi Ahok

Sumber: http://www.merdeka.com

Komentar Anda

You might also likeclose