Monday , August 21 2017
Topik Terhangat

Timnas Butuh Bek Dan Sayap Naturalisasi

Timnas Butuh Bek Dan Sayap Naturalisasi

Jakarta (ANTARA News) – Tim nasional Indonesia membutuhkan pemain berposisi bek dan sayap naturalisasi, kata Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi.

“Memang ketika ini di posisi itu telah ada orangnya, tapi masih perlu ditingkatkan kualitasnya. Nah, yg kualitasnya baik susah ditemukan di Indonesia,” kata Edy di Kantor PSSI, Jakarta, Selasa.

Pria yg juga menjabat sebagai Panglima Komando Cadagan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) ini melanjutkan, PSSI sebenarnya telah memantau dua nama dari luar negeri yg diproyeksikan bagi tim nasional.

Namun, menurut Edy, para pemain tersebut belum memenuhi kualitas yg diinginkan oleh PSSI.

“Apapun itu kalian mulai membebaskan pelatih tim nasional Luis Milla bagi memilih pemain yg diinginkannya,” ujar dia.

Masih terkait naturalisasi, pelatih anyar tim nasional U-19, Indra Sjafri menegaskan dirinya masih mengandalkan tenaga para pemain nasional di tim.

“Saya tak mulai pakai pemain naturalisasi,” tutur Indra, pelatih yg pernah membawa tim nasional U-19 Indonesia menjadi juara di Piala AFF U-19 pada tahun 2013.

Adapun naturalisasi dikerjakan PSSI demi memenuhi target menjuarai SEA GAmes 2017 di Malaysia dan empat besar Asian Games 2018. Salah sesuatu pemain yg telah dalam proses naturalisasi adalah Ezra Walian.

Ezra yaitu penyerang yg kini bermain buat Ajax Amsterdam U-21 di Liga Belanda kasta kedua, Eerste Divisie. Pemuda berusia 19 tahun ini berdarah Indonesia dari sang ayah, Glenn Walian yg berasal dari Manado. Dia memiliki kewarganegaraan Belanda, sama dengan mendiang ibunya.

Karier Ezra di Belanda mampu dikatakan cemerlang. Dia telah pernah membela tim nasional Belanda di empat kelompok umur merupakan U-15, U-16, U-17 dan U-18.

Pada tahun 2013, dia mencuri perhatian setelah mencetak lima gol buat tim Belanda U-17 saat berlaga di Kualifikasi Piala Eropa U-17 2014 melawan San Marino dan menolong kemenangan timnya dengan skor 12-0.

Ketika kembali ke Indonesia pada akhir tahun 2016, dia menyatakan keinginannya buat dapat menjadi bagian tim nasional Indonesia.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose