Tuesday , August 22 2017
Topik Terhangat

Ahok Soal Desakan Minta Maaf Ke Maruf: Aku Nggak Ngerti, Bingung Gue

Ahok Soal Desakan Minta Maaf Ke Maruf: Aku Nggak Ngerti, Bingung Gue

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut beberapa Basuki Tjahaja Purnama mengaku bingung seandainya ada pihak yg mengharapkan dirinya minta maaf kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin. Sebab dirinya tak pernah ada niat bagi mengancam Rais Aam PBNU tersebut.

Basuki atau akrab disapa Ahok itu mengatakan, tak mungkin dirinya meminta maaf cuma buat meredakan keadaan ketika ini. Sebab, sebenarnya yg memperkeruh suasana adalah oknum-oknum pengadu domba pernyataannya dalam sidang dugaan penistaan agama kemarin, Selasa (31/1).

“Aku nggak ngerti kenapa kami yg minta maaf. Itu yg penghasut adu domba yg adu domba kan jubir, memang kalian ada apa? nggak ada apa-apa kok. Bingung gue. Yang makanya harus meredakan suasana itu yg adu domba itu yg dilempengin,” katanya di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (1/2).

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, dalam persidangan Maruf tak mungkin dipanggil sebagai kiai. Sebab seluruh orang yg dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) mulai dipanggil saksi, sedangkan Majelis Hakim dipanggil yg mulia.

“Orang sidang enggak mungkinkan panggil kiai ya saudara saksi. Hakim aja panggil saudara saksi. Hakim dipanggil yg mulia. Kalau mau adu domba berarti penghinaan dong,” tutupnya.

Sebelumnya, Wasekjen PKB Daniel Johan menilai Ahok sudah bersikap kasar dan arogan dengan mengancam memproses hukum Maruf Amin usai memberikan kesaksian di sidang masalah penistaan agama. Sikap Ahok sudah membuat NU marah.

“Sikap keras Ahok yg kasar, arogan, dan mengancam Kiai Maruf ketika persidangan menjadi sikap yg sangat blunder. Ahok kali ini membuat warga NU menjadi sangat marah,” kata Daniel ketika dihubungi, Rabu (1/2).

“Apa Ahok tak paham dan sadar betapa dihormatinya Kiai Maruf oleh warga NU, beliau adalah pimpinan tertinggi di PBNU ketika ini,” sambungnya.

Daniel meminta Ahok sadar bahwa selama ini NU berupaya pasang badan meredam amarah umat muslim karena ucapannya menyinggung surat Al Maidah 51 dianggap melecehkan agama Islam.

“Apa Ahok tak sadar kalau NU dalam dua bulan ini pontang-panting dan pasang badan dalam menenangkan situasi yg panas akibat ulah dan ucapannya?,” tegasnya.

Bahkan, kata dia, NU rela mendapatkan kritikan demi membela Ahok. Pihak NU selalu berupaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa bagi meyakinkan umat agar tetap berdemo secara damai dan tertib.

“NU bahkan mendapat kritikan keras dari dalam karena hal ini, tetapi demi menjaga persaudaraan kebangsaan kita, demi pemerintahan agar dapat membangun Indonesia dengan baik dengan suasana kondusif, NU tegar dan sabar meyakinkan ke segenap umat agar paham,” ucapnya.

Dia meminta mantan Bupati Belitung Timur langsung meminta maaf kepada Maruf agar suasana tak semakin memanas.

“PKB secara tegas meminta Ahok langsung menghadap Kyai Maruf dan meminta maaf bagi menenangkan warga NU sekaligus meneduhkan suasana kebatinan bangsa. Jangan mempolitisir urusan hukum,” imbuh Daniel.

Wakil Ketua Komisi IV ini menegaskan seandainya Maruf ingin menelepon atau ditelpon SBY adalah hak pribadi. Termasuk juga pilihan politik di Pilgub DKI. Oleh karena itu, Ahok tak berhak menuding atau memfitnah Maruf dan MUI terafiliasi dengan pihak tertentu. “Itu tak ada urusannya dengan Ahok,” tutupnya.Baca juga:
Gerindra harap umat Islam cerdas sikapi pernyataan Ahok ke Maruf
Timses sebut ada upaya adu domba Ahok dengan Nahdlatul Ulama
Politisi Demokrat bersiap pasang badan seandainya Maruf Amin dipolisikan Ahok
Ahok kaget ada warga pelihara kambing di hamparan tanah
Ahok disarankan minta maaf pada Maruf Amin agar NU tak makin marah
Marunda kebanjiran, Ahok janji percepat bangun tanggul Cilincing
GP Ansor bersiap dampingi Ma’ruf Amin

Sumber: http://www.merdeka.com

Komentar Anda

You might also likeclose