Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Kata Toyota Indonesia Soal Kenaikan SRUT

Kata Toyota Indonesia Soal Kenaikan SRUT

Jakarta, KompasOtomotif — Tarif baru penerbitan sertifikat registrasi uji tipe (SRUT) telah diteken bulan Mei 2016 dan berlaku sesuatu bulan setelahnya, atau Juni 2016. Untuk mobil penumpang, biaya SRUT sebesar Rp 500.000, dari sebelumnya cuma Rp 35.000.

Saat ditanyakan mengenai aturan baru ini, Fransiscus Soerjopranoto, Executive GM Marketing Toyota Astra Motor, tak keberatan dengan tarif baru ini, meskipun biaya ini bakal ditanggung oleh konsumen yg membeli produknya.

“Tidak dong, seluruh kan ada cost-nya, bikin mobil juga ada biayanya loh. Kecil cost-nya (terkait SRUT). Lagi pula lebih dari 60 persen customer kita itu membeli dengan kredit (bisa terurai pembayarannya sehingga tak terasa terbebani),” ujar Soerjo kepada KompasOtomotif, Selasa (21/2/2017).

Soerjo menambahkan, selama ada manfaatnya, pungutan ini tak mulai menjadi beban, baik buat produsen maupun konsumen. Uji yg dikerjakan pemerintah milik tujuan bagi mempertahankan kualitas kendaraan yg mulai dijual ke konsumen.

“Uji tipe ini adalah pengecekan fisik terhadap fisik dan rancang bangun kendaraan, yg dijual massal dan dikerjakan oleh Dirjen Peruhubungan Darat. Setelah lulus, baru dikeluarkan SRUT. Dahulu cuma berlaku buat kendaraan komersial. Sebelum milik SRUT, tak mampu bikin (sertifikat) kir. Semenjak tahun lalu, pemerintah memberlakukan buat segala macam kendaraan yg dijual di masyarakat,” ujar Soerjo.

“Tarif baru ini dipungut akan Januari 2017, dan benar buat komersial terkena Rp 250.000, sementara mobil penumpang Rp 500.000,” ucap Soerjo.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose