Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

McLaren Tetap Optimistis Berbisnis Di Indonesia

McLaren Tetap Optimistis Berbisnis Di Indonesia

Jakarta, KompasOtomotif – McLaren Jakarta menyambut pasar sportcar di 2017 dengan optimistis. Hal ini ditunjukan dengan rencana memboyong sesuatu model baru yakni McLaren P14 pada pertengahan tahun nanti.

CEO McLaren Jakarta Irmawan Poedjoadi, menyampaikan bahwa tahun ini tren ekonomi telah akan membaik bila dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun ini kelihatannya telah ke arah positif, nanti kami lihat indikasinya setelah penyelesain tax amnesty dan pilkada. Dengan situasi ekonomi yg baik harapannya orang mulai kembali antusias membeli produk supercar. Untuk target tentu ingin lebih baik dari sebelumnya,” ucap Irmawan kepada wartawan di Jakarta, Senin (20/2/2017).

Tahun 2018, lanjut Irmawan, peluangnya mulai makin bagus ketika infrastruktur akan berjalan. Kalau mass rapid transit (MRT) telah selesai dan berjalan orang mulai dapat menikmati kendaraan roda empat. Setidaknya dapat mendorong perekonomian yg berujung pada minat orang untuk spending juga mulai lebih baik.

McLaren Tetap Optimistis Berbisnis Di IndonesiaInautonews McLaren P1 di Sirkuit Sentul

Meski enggan menyebutkan target penjualan, tetapi Irmawan memastikan populasi supercar yang berasal Inggris ini telah akan berkembang sejak pertama hadir di Indonesia. Segmenya tumbuh di dua kota besar di Indonesia.

“Paling banyak jelas di Jakarta, kedua Surabaya, dan Bali. Untuk populasi tak terlalu banyak, paling sekitar 70-an unit di Indonesia, mudah-mudahan mulai bertambah,” kata Irmawan.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

McLaren Tetap Optimistis Berbisnis Di Indonesia

McLaren Tetap Optimistis Berbisnis Di Indonesia

Jakarta, KompasOtomotif – McLaren Jakarta menyambut pasar sportcar di 2017 dengan optimistis. Hal ini ditunjukan dengan rencana memboyong sesuatu model baru yakni McLaren P14 pada pertengahan tahun nanti.

CEO McLaren Jakarta Irmawan Poedjoadi, menyampaikan bahwa tahun ini tren ekonomi telah akan membaik bila dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun ini kelihatannya telah ke arah positif, nanti kami lihat indikasinya setelah penyelesain tax amnesty dan pilkada. Dengan situasi ekonomi yg baik harapannya orang mulai kembali antusias membeli produk supercar. Untuk target tentu ingin lebih baik dari sebelumnya,” ucap Irmawan kepada wartawan di Jakarta, Senin (20/2/2017).

Tahun 2018, lanjut Irmawan, peluangnya mulai makin bagus ketika infrastruktur akan berjalan. Kalau mass rapid transit (MRT) telah selesai dan berjalan orang mulai dapat menikmati kendaraan roda empat. Setidaknya dapat mendorong perekonomian yg berujung pada minat orang untuk spending juga mulai lebih baik.

McLaren Tetap Optimistis Berbisnis Di IndonesiaInautonews McLaren P1 di Sirkuit Sentul

Meski enggan menyebutkan target penjualan, tetapi Irmawan memastikan populasi supercar yang berasal Inggris ini telah akan berkembang sejak pertama hadir di Indonesia. Segmenya tumbuh di dua kota besar di Indonesia.

“Paling banyak jelas di Jakarta, kedua Surabaya, dan Bali. Untuk populasi tak terlalu banyak, paling sekitar 70-an unit di Indonesia, mudah-mudahan mulai bertambah,” kata Irmawan.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose