Monday , September 25 2017
Topik Terhangat

Testimoni Hanif Setelah Dilatih Luis Milla

Testimoni Hanif Setelah Dilatih Luis Milla

Jakarta (ANTARA News) – Pemain muda Arema FC, Hanif Abdurrauf Sjahbandi mengaku mampu banyak pengalaman setelah dilatih oleh Luis Milla Aspas selama tiga hari saat menjalani seleksi timnas U-22 yg dipersiapkan bagi SEA Games 2017.

Hanif yg yaitu pemain belakang ini bahkan mendapatkan perhatian khusus dari pelatih yang berasal Spanyol itu. Namun, pemain berusia 20 tahun ini mengaku tak terbius dengan perhatian tersebut karena dirinya mengetahui seandainya persaingan bagi masuk timnas sangat ketat.

“Banyak pengalaman yg aku mampu selama tiga hari ini. Berhadapan dengan pelatih baru yg benar-benar menerapkan sepak bola dengan basic Spanyol merupakan dengan permainan cepat,” kata Hanif ketika ditemui di Hotel Yasmin, Tangerang, Banten, Kamis.

Hanif yg yaitu mantan Persiba Balikpapan menjelaskan salah sesuatu hal yg cukup menarik selama ditangani oleh mantan pelatih timnas muda Spanyol itu adalah diterapkannya sesuatu orang gelandang. Kondisi ini membuat permainan cepat harus diperagakan.

Saat diturunkan, pelatih kelahiran Bandung ini mengaku berusaha beradaptasi dengan sistem yg dilakukan. Apalagi, selama bermain dirinya dilarang melakukan umpan-umpan panjang seperti layaknya sebagai pemain belakang ketika mengamankan wilayahnya.

“Harus umpan-umpan pendek. Tidak boleh long pass. Corner juga demikian. Tidak boleh segera mengarah ke depan gawang, namun harus umpan pendek,” kata Hanif menambahkan.

Terkait persaingan di lini belakang, pemain yg pernah belajar di klub Manchester United ini mengaku sangat berat. Apalagi banyak pemain yg telah mempunyai nama pada kancah persepakbolaan nasional juga dipanggil bagi menjalani seleksi.

Pemain lini belakang yg dipanggil diantaranya adalah Ryuji Utomo, Hansamu Yama Pratama, Putu Gede Juni Antara, Bagas Adi Nugroho, Zalnando hingga Ricky Fadjrin. Bahkan ada 25 pemain lagi yg bakal menjalani selesi dibawah pantauan segera oleh Luis Milla.

“Melihat persaingannya memang berat, tetapi Inshaa Allah aku harus bisa,” kata pemain dengan tinggi 178 cm itu.

Setelah menuntaskan seleksi, seluruh pemain dikembalikan ke klub masing-masing bagi menunggu keputusan jajaran pelatih. Beruntung klub Hanif lolos ke babak delapan besar Piala Presiden 2016. Pada pertandingan pra-musim ini, Arema FC mulai berhadapan dengan Sriwijaya FC.

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose