Monday , September 25 2017
Topik Terhangat

10 Kajian Revisi Taksi “Online”

10 Kajian Revisi Taksi Online

Jakarta, KompasOtomotif – Pemerintah masih melakukan revisi Peraturan Menteri No 32 Tahun 2016 mengenai taksi online. Adanya perubahan ini membuat pemerintah melakukan sosialisasi dengan uji publik  pada 17 Februari lalu.

Kasubdit Angkutan Orang Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Ahmad Yani, menjelaskan uji publik kemarin dikerjakan bersama dengan para pemangku kepentingan bagi meminta masukan.

“Uji publik pertama kalian lakukan sesuatu hari kemarin. Jadi ada stakeholder, akademis, komunitas LSM, dan masyarakat. Dalam waktu dekat ini mulai kalian lakukan lagi uji publik bagi melihat hasil yg kemarin,” ucap Yani ketika dihubungi KompasOtomotif, Kamis (23/2/2017).

Yani menerangkan dalam masa uji publik pertama telah ada dua kajian yg dilemparkan. Hai ini mulai menjadi bahan pertimbangan buat bisnis taksi online kedepannya.

“Kajianya telah kalian kasih kemarin ketika bersama Direktur Jenderal Perhubungan Darat Pudji Hartanto. Beberapa diantaranya itu menyangkut penurunan jadi 1.000 cc, macam angkutan sewa, dan materi yang lain seperti tarif juga ada,” ujar Yani.

Uji publik dikerjakan sebagai langkah tahapan sebelum regulasi baru ditetapkan. Terdapat 10 pokok meteri kajian dalam revisi PM 32 Tahun 2016 yg menyangkut dua hal, yakni ;

1. macam angutan sewa
2. Ukuran CC kendaraan
3. Tarif
4. Kewajiban STNK berbadan hukum
5. Pengujian berkala atau KIR
6. Pool
7. Pajak
8. Bengkel
9. Akses dasbor
10. Sanksi.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose