Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Madura Pertimbangkan Pindah Kandang Saat Liga 1

Madura Pertimbangkan Pindah Kandang Saat Liga 1

Pamekasan (ANTARA News) – Manajemen klub sepak bola Madura United FC mempertimbangkan bagi pindah stadion pada laga kompetisi resmi Liga 1, karena faktor infrastruktur dan area teknik yg kurang memadai.

“Ada beberapa pilihan, yakni menyewa stadion Delta di Sidoarjo atau Stadion Gelora Bangkalan,” kata Manajer Madura United FC Haruna Soemitro di Pamekasan, Jumat.

Klub sepak bola berjuluk “Laskar Sapeh Kerrap” ini akan memakai stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan ketika menjamu Persija Jakarta di Indonesia Soccer Championship (ISC) grup A 2016.

Kala itu, Madura United diperbolehkan oleh operator penyelenggara kompetisi, karena MU bersedia melengkapi berbagai macam kekurangan sarana pokok dan penunjang yg menjadi prasyarat dalam pelaksanaan pertandingan.

Antara yang lain ketersediaan tribun media, ruang konferensi pers, ruang ganti pemain dan sejumlah prasyarat pokok lainnya.

“Saat ini, lapangan telah sangat mengkhawtirkan, baik dari sektor kerataan, maupun rumput yg dipakai. Mohon maaf kepada berbagai pihak yg kurang berkenan, terutama tim tamu ketika babak penyisihan Piala Presiden kemarin, mengingat kurangnya infrastruktur seperti lapangan latihan. Tapi kita telah siapkan yg terbaik,” katanya.

Haruna lebih lanjut menjelaskan, klub sebenarnya bersiap bekerja sama dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan bila diajak mengelola stadion tersebut. Bahkan ia berharap pemkab langsung merespon usulan MU bagi mengelola stadion itu.

Sebelumnya Haruna menjelaskan, Madura United sudah mengajukan proposal kontrak kerja sama pengelolaan stadion Pamekasan dalam jangka waktu minimal 3 tahun.

Ini dimaksudkan agar stadion Pamekasan mampu sesuai dengan standar yg sudah ditetapkan operator pertandingan. Namun,hingga kini pemkab belum memberikan jawaban atas pengajuan proposal Madura United.

“Jika 26 Maret 2017 ini kalian harus bertanding, kalian pasti tak mulai bermain di sini, karena tak mungkin, dalam waktu yg sangat singkat kalian mampu melakukan perbaikan sesuai dengan ketentuan operator Liga 1,” katanya, menjelaskan.

Para pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan baik dari pihak eksekutif maupun legislatif, sebenar telah setuju dengan usulan kerja sama pengelolaan stadion Pamekasan, seperti yg disampaikan Madura United FC itu.

Selain mampu mendapatkan PAD lebih besar, juga tak mulai tidak mengurangi beban anggaran pemeliharaan.

“Kalau aku secara pribadi memang lebih setuju seandainya stadion Pamekasan itu dikelola oleh pihak ketiga,” kata Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Moh Hosnan Achmadi.

Menanggapi hal itu, Bupati Pamekasan Achmad Syafii menyatakan, Pemkab menginginkan adanya pengelolaan bersama antara pihak Madura United FC dengan Persepam Pamekasan di Liga 2 (Divisi Utama).

“Kami menginginkan kebersamaan. Memang Madura United lebih memiliki nilai jual dan banyak suporternya. Tapi bagaimanapun Persepam lahir di Pamekasan,” katanya.

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose