Tuesday , September 26 2017
Topik Terhangat

Pertama Kali Setelah 47 Tahun, Ini Arti Penting Kunjungan Raja Arab Saudi Ke Indonesia

Pertama Kali Setelah 47 Tahun, Ini Arti Penting Kunjungan Raja Arab Saudi Ke Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com– Pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia, Dr Yon Machmudi, menilai kunjungan Raja Salman bin Abdul Aziz dari Kerajaan Arab Saudi ke Indonesia pada 1-9 Maret 2017 memiliki arti utama dan strategis untuk kedua negara.

“Mengapa kunjungan ini sangat penting? Ini mampu dilihat dari beberapa hal. Pertama, kunjungan ini adalah yg pertama buat raja Arab Saudi setelah hampir 47 tahun ini tak ada kunjungan ke Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Jumat (24/2/2017).

Padahal, kata dia, sejak Orde Baru dua presiden Indonesia melaksanakan kunjungan resmi ke Kerajaan Arab Saudi; dimulai dari KH Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Yudhoyono, maupun Jokowi.

Menurut Machmudi, ketiadaan kunjungan raja Arab Saudi sejak1970 hingga ketika ini janggal.

Kedua, lanjut dosen Program Studi Arab UI itu, perubahan politik dunia, terutama di Amerika Serikat yg sedang kurang bersabahat dengan Islam dan Timur Tengah, juga menjadikan kunjungan ini menjadi penting.

(Baca: Yang Beda dari Penyambutan Jokowi bagi Raja Arab Saudi…)

Kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yg diskriminatif terhadap Islam dan Timur Tengah membuat ketidaknyamanan untuk para investor Timur Tengah.

“Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia akan dilirik oleh negara-negara di kawasan Timur Tengah,” kata dia.

Rencananya, dalam kunjungan ke Indonesia, Raja Salman mulai membawa 1.500 anggota delegasi, termasuk 10 menteri dan 25 pangeran. Inilah jumlah terbanyak anggota delegasi kepala negara/kepala pemerintah yg tiba ke Indonesia.

Machmudi menilai, sejak kepemimpinan Raja Abdullah (2005-2015) sudah terjadi pergeseran arah politik luar negeri Arab Saudi dengan menjadikan Asia sebagai mitra alternatif menggantikan hegemoni Barat (Amerika Serikat).

“Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia, di mana pada 2050 mulai masuk empat besar raksasa ekonomi dunia sangat berpotensi menjadi alternatif untuk para investor Saudi,” ujarnya.

Kompas TV Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Azis Al-Zaud mulai berkunjung ke Indonesia pada 1 Maret mendatang. Menurut rencana, Ia mulai membawa rombongan sebanyak 1.500 orang memakai 7 pesawat. Pihak otoritas Bandara Halim Perdanakusuma mulai melakukan perubahan jadwal pesawat reguler ketika rombongan Raja Salman dari Arab Saudi datang di tanah air. Penundaan itu mulai berlangsung selama 45 menit. Yakni, 30 menit sebelum mendarat dan 15 menit setelah mendarat.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose