Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Ayah Tiga Anak Meninggal Setelah Main Game 22 Jam Untuk Amal

Ayah Tiga Anak Meninggal Setelah Main Game 22 Jam Untuk Amal

KOMPAS.com – Berlebihan saat melakukan apa pun pasti tak mulai baik buat tubuh, bahkan bagi amal sekalipun. Itulah yg dialami pria berumur 35 tahun di Virgina Beach, AS, bernama Brian Vigneault. Ia meninggal dunia setelah bermain game selama 22 jam non-stop, pada pada 19 Februari lalu.

Kala itu, ayah dari tiga orang anak itu sedang memainkan game online World of Tanks. Hingga ketika ini, belum diketahui penyebab pasti dari meninggalnya Vigneault.

Kala itu, pemain game dengan nama samaran Poshybrid itu sedang menyiarkan permainannya melalui layanan siaran segera Twitch. Ia menyiarkan permainan demi tujuan yg mulia, yakni bagi disumbangkan penghasilannya ke lembaga Make-A-Wish.

Sekadar informasi, Twitch yaitu sebuah layanan streaming, yg biasanya digunakan oleh gamer buat menyiarkan permainan. Jika mau, para penonton dapat menyumbangkan atau mentransfer uang ke si penyiar sebagai bentuk apresiasi.

Kembali ke Vigneault, kala itu, demi mendapatkan sumbangan, ia berjanji bagi bermain non-stop selama 20 jam ke atas dalam hari-hari tertentu.

Ayah Tiga Anak Meninggal Setelah Main Game 22 Jam Untuk AmalKotaku Brian Vigneault ditemukan meninggal setelah bermain game selama 22 jam non-stop

Menurut moderator siaran, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Kotaku, Rabu (22/2/2017), Vigneault berhenti bermain setelah menyentuh angka 22 jam. Kala itu, waktu telah memperlihatkan pukul 3.30 pagi waktu setempat.

Hari tersebut dikatakan telah menjadi puncak dari kegiatan amal tersebut.

Pada jam itu, sebagian besar penonton mengira Vigneault telah pergi berisirahat. Keesokan harinya, seorang teman menyampaikan bertemu dengan akun punya Vigneault di sebuah layanan chatting.

Akan tetapi, yg menjawab panggilan tersebut ternyata bukan Vigneault, melainkan pihak kepolisian Virgina Beach. Pihak kepolisian kemudian memberikan keterangan yg membuat sang teman kaget, Vigneault ternyata telah meninggal.

Kepolisian mengatakan, memakai akun chatting Vigneault buat melakukan penyelidikan soal penyebab pasti meninggalnya sang gamer. Ini yaitu prosedur standar bagi kematian yg mencurigakan.

Meski begitu, banyak yg menduga bahwa ia meninggal karena kelelahan.

Vigneault sendiri sebenarnya telah tidak jarang melakukan kegiatan amal di channel-nya di Twitch. Ia pernah mendapatkan sumbangan hingga 10.000 dollar AS atau sekitar Rp 130 juta.

Baca: Gamer Xbox Diam-diam Beri Pacarnya Obat Tidur
Sumber: http://tekno.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose