Sunday , September 24 2017
Topik Terhangat

Jaksa Agung: Eksekusi Mati Pasti, Hanya Waktu Belum Ditentukan

Jaksa Agung: Eksekusi Mati Pasti, Hanya Waktu Belum Ditentukan

JAKARTA, KOMPAS.com – Jaksa Agung Muhammad Prasetyo belum mampu memastikan kapan eksekusi hukuman mati jilid IV dilaksanakan. Menurut Jaksa Agung, butuh banyak pertimbangan buat melakukan ekeskusi.

Selain itu, juga ada hal yg diprioritaskan oleh pemerintah selain hukuman mati.

“Banyak hal yg kita perhitungkan. Termasuk negara sedang konsentrasi bagi perbaikan ekonomi, kami sedang menata kehidupan politik lebih baik,” kata Prasetyo, di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (24/2/2017).

Menurut Prasetyo, penerapan hukuman mati masih menjadi pro dan kontra. Dia mengatakan, hukuman mati yg dikerjakan tanpa perhitungan dan pertimbangan yg matang mulai berdampak negatif buat negara secara keseluruhan. 

(Baca: Soal Eksekusi Hukuman Mati, Jaksa Agung Minta Fatwa ke MA)

“Jangan sampai apa yg kami lakukan nantinya memberi pengaruh kurang positif,” kata Prasetyo.

Namun demikian, Prasetyo memastikan, eksekusi hukuman mati mulai tetap dilaksanakan.

Sebab, menurut dia, hukuman mati yaitu bentuk semangat pemerintah dalam upaya memberantas kejahatan luar biasa, khususnya terkait narkotika.

“Jadi tetap mulai dilaksanakan, cuma waktunya belum ditentukan,” ujarnya.

Selama pemerintahan Joko Widodo, pemerintah telah menjalankan eksekusi terpidana mati perkara narkoba dalam tiga gelombang.

Enam terpidana mati dieksekusi pada 18 Januari 2015. Pada gelombang kedua, Rabu (29/4/2015), delapan terpidana mati juga dieksekusi.

(Baca: Kejagung Tengah Persiapkan Eksekusi Mati Jilid IV)

Gelombang ketiga yg dilaksanakan pada Jumat (29/7/2016), empat terpidana yg dieksekusi.

Sementara itu, jumlah terpidana mati selalu bertambah. Dalam laporan kinerja Mahkamah Agung pada 2016, MA menerima 1.111 masalah narkotika di tingkat kasasi. Sebanyak 787 di antaranya sudah diputus oleh majelis hakim.

Dari jumlah tersebut, MA menjatuhkan hukuman mati terhadap 25 terpidana dan hukuman seumur hidup terhadap 45 terpidana. 

Kompas TV Inilah Terpidana Mati yg Belum Dieksekusi

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose