Monday , September 25 2017
Topik Terhangat

“Pasoa Dan Sang Pemberani” Film Buatan SMK Kudus Resmi Diluncurkan

Pasoa Dan Sang Pemberani Film Buatan SMK Kudus Resmi Diluncurkan

Jakarta (ANTARA News) – RUS Animation Studio punya SMK Raden Umar Said Kudus, Jawa Tengah, berhasil memproduksi sebuah film animasi berjudul “Pasoa dan Sang Pemberani” yg mengangkat cerita dan tokoh berkarakter nusantara.

“Pasoa dan Sang Pemberani” yaitu film animasi berdurasi 25 menit yg dibuat selama 15 bulan oleh 38 siswa kelas 10 dan 11 SMK Raden Umar Said Kudus, Jawa Tengah. Film ini mulai ditayangkan di stasiun televisi STCV pada Sabtu (4/2) pukul 15.30 WIB.

Daniel Harjanto selaku Technical Advisor RUS Animation Studio menyampaikan tujuan awal dari pembuatan film itu adalah sebagai sarana pembelajaran dan praktik para siswa guna mengaplikasikan ilmu yg didapat dari bangku sekolah menjadi karya seni yg bernilai.

Menurutnya, para siswa SMK telah dapat memahami dan mengerjakan semua tahapan produksi akan dari pra produksi, produksi, sampai pasca produksi.

“Pembuatan film animasi 3D yaitu sebuah proses produksi yg sangat rumit dan membutuhkan keahlian tinggi. “Pasoa dan Sang Pemberani” sudah melalui proses produksi yg cukup panjang dan hasilnya memuaskan,” kata Daniel Harjanto di sela-sela peluncuran film di Grand Indonesia, Jakarta, Jumat.

Daniel Harjanto melanjutkan film “Pasoa dan Sang Pemberani” tak kalah dari produk animasi yg dibuat studio profesional karena memakai alat-alat dan software yg digunakan di film animasi luar negeri.

“Mereka dapat menghasilkan film animasi 3D yg berkualitas dari berbagai aspek, akan dari ide cerita, karakter, teknik grafis serta animasi, visual effect, hingga tata suara,” tutur Daniel Harjanto.

Sinopsis

Film “Pasoa dan Sang Pemberani” bercerita tentang kearifan lokal budaya Indonesia. Pasoa adalah hewan mitologi berwujud gabungan berbagai hewan khas Indonesia yg hadir bagi melindungi kelestarian lingkungan dan kekayaan hayati Tanah Air.

Dalam mempertahankan kelestarian lingkungan, Pasoa tak berjuang sendirian. Ia dibantu seorang pemuda pemberani bernama Amet Mude di mana vokalis band The Changchuters Tria Ramadhani bertindak sebagai pengisi suara. Ada juga karakter Karun, Sang Penyumpit, dan Punai Anai.

Penyanyi Indonesia, Isyana Sarasvati, juga terlibat sebagai penyanyi dan composer original soundtrack (OST) film ini.

Cerita dalam film “Pasoa dan Sang Pemberani” diharapkan mampu membangkitkan semangat menjaga keseimbangan alam indonesia sekaligus memperkenalkan budaya dongeng tradisional yg berakar dari masyarakat.

Untuk menghasilkan animator-animator yg sesuai dalam kebutuhan industri animasi, RUS Animation Studio menghadirkan pengajar profesional merupakan Woody Woodman dari Walt Disney Animation Studio yg memberikan ilmu melalui sistem pembelajaran online dari Amerika Serikat. Ia juga mengajar segera sebanyak beberapa meeting dalam sesuatu tahun.

Animator Masami Obari juga terlibat buat mengajarkan para siswa membuat karakter animasi.

Kehadiran RUS Animation Studio tak terlepas dari dukungan Djarum Foundation, Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) dan Autodesk yg diwujudkan dalam bentuk pembangunan studio animasi berstandar internasional, penyempurnaan kurikulum sesuai standar animasi, pelatihan dan sertifikasi tenaga pendidik hingga beasiswa untuk siswa.

“Para siswa sekolah animasi sudah membuktikan sanggup mengerjakan sebuah film animasi yg memenuhi standar industri animaso. Mereka membekali dirinya dengan keterampilan yg tepat bagi bersiap terjun ke dunia kerja,” pungkas Primadi H Serad selaku Program Director Djarum Foundation.

Editor: Monalisa

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose