Monday , September 25 2017
Topik Terhangat

Tips Mengatur Pengeluaran Bulanan

Tips Mengatur Pengeluaran Bulanan

Jakarta (ANTARA News) – Pernah merasa setiap hari tanggal tua? Bisa jadi karena salah mengatur pos pengeluaran kebutuhan setiap bulan.

Mengatur pengeluaran setiap bulan bila tak mengetahui tekniknya mampu menyebabkan Anda berada di middle income trap, jebakan kelas menengah, merupakan merasa kesusahan mendekati waktu gajian atau keuangan stabil tetapi tabungan atau aset yg dimiliki tak bertambah.

“Pisahkan pengeluaran premier, sekunder dan tersier,” kata pelopor Janus.ID, Aakar Abyasa Fidzuno ketika ditemui di acara bincang-bincang Jenius, Jumat.

Memisahkan pengeluaran bagi masing-masing pos berguna buat mengatur seberapa banyak alokasi dana buat setiap pos dan juga menabung.

“Idealnya, menabung itu gaji dikurangi biaya hidup,” kata Aakar.

Jumlah besaran tabungan menurut dia sebaiknya tak dihitung dengan persentase namun dengan angka riil berdasarkan kemampuan.

Misalnya, dengan penghasilan Rp 5 juta per bulan, hasil gaji dikurangi biaya hidup setiap bulan yaitu jumlah yg mulai ditabung.

Untuk itu, sebelum menentukan besaran tabungan, sebaiknya hitung berapa jumlah pengeluaran wajib setiap bulan yg dibagi dalam kategori premier, sekunder dan tersier.

Kebutuhan premier terdiri dari kewajiban yg harus dipenuhi setiap bulan, seperti biaya transportasi, kebutuhan sehari-hari.

Kebutuhan sekunder terdiri dari kebutuhan pendukung yg tak wajib,

Sementara itu, biaya buat “hura-hura”, seperti makan di restoran, membeli kopi atau jalan-jalan ketika akhir minggu sebaiknya ditaruh dalam pos tersier.

“Mengatur pengeluaran, yg kewajiban (primer) lebih dulu, tersier belakangan,” kata dia.

“Pengeluaran tersier sangat perlu dipisahkan karena itu pusat kebocoran,” kata Aakar.

Pisahkan rekening masing-masing pos pengeluaran agar tak saling mengganggu dan gunakan kartu ATM yg berbeda bagi masing-masing pos.

Saat berkumpul di kedai kopi dengan teman-teman, Aakar menyarankan cuma membawa kartu yg sudah dialokasikan bagi kebutuhan tersier agar tak mengganggu pos lainnya.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose