Sunday , September 24 2017
Topik Terhangat

Sekretaris Ditjen Pas Akui Peredaran Narkoba Di Lapas Masih Terjadi

Sekretaris Ditjen Pas Akui Peredaran Narkoba Di Lapas Masih Terjadi

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengakui peredaran narkoba masih marak terjadi di lapas. 

Hukuman buat para pengedar, kata Sri, belum bisa menekan angka peredaran narkotika, termasuk di dalam lapas.

“Kalau ada keterangan bahwa di lapas atau rutan itu masih kadang terjadi penyimpangan, ya itu memang ada. Kami tak ingin membela diri,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami di kantor Ditjen PAS, Jakarta, Sabtu (25/2/2017).

Temuan terbaru yakni digagalkannya penyelundupan 13 paket ekstasi dan 11 paket sabu yg disamarkan memakai kacang oleh petugas Lapas Pekalongan pada 20 Februari lalu.

Dua hari sebelumnya, Lapas Banjarmasin menggagalkan masuknya 200 butir pil zenith dari pengunjung ketika hari kunjungan.

(Baca: Edarkan Sabu di Dalam Lapas Pemuda, 5 Napi Ditangkap)

Menurut Sri, masih tingginya angka peredaran narkoba di dalam lapas disebabkan faktor internal dan eksternal.

Faktor internal itu, di antaranya, belum sesuatu visinya oknum petugas lapas yg kerap menjadi perantara masuknya narkoba.

Sementara itu, faktor eksternal berasal dari masyarakat atau oknum yang lain yg ingin memasukkan narkoba ke dalam lingkungan pembinaan tersebut.

“Banyak cara dikerjakan bagaimana narkoba ini serang kami semua. Bukan cuma semangat pemberantasan, tapi bagaimana meminimalisasi peredaran itu,” ucap dia.

(Baca: Ditangkap, Dua Pengedar Mengaku Dapatkan Narkoba di Lapas Pondok Rajeg)

Adapun Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama Ditjen PAS Efendy BP menegaskan, sanksi tegas mulai dijatuhkan kepada siapa pun oknum petugas lapas yg terlibat dalam masalah peredaran narkoba.

“Saya pastikan tak cuma sanksi administratif, tapi mulai kita dorong ke ranah hukum,” ujar dia.

Kompas TV Aparat Polres Bangkalan, Jawa Timur menangkap tujuh orang yg diketahui sedang menggelar pesta narkoba di Desa Parseh, Kecamatan Socah, Bangkalan.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose