Wednesday , August 23 2017
Topik Terhangat

Solusi Kemenhub Jaga Harga Mobil Bekas Taksi “Online”

Solusi Kemenhub Jaga Harga Mobil Bekas Taksi Online

Jakarta, KompasOtomotif – Selain mengizinkan mobil 1.000 cc jadi taksi online, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga merevisi peraturan uji kendaraan bermotor alias KIR. Saat ini prosesnya tak lagi memberikan tanda pada sasis kendaraan tetapi cukup dengan pemasangan tambahan plat khusus atau peneng.

Humas Ditjen Perhubungan Darat Pitra Setiawan, menjelaskan cara lama pengujian KIR menjadi persoalan yg selama ini dihadapi, banyak anggota taksi online yg mangkir tak mengikuti KIR.

“Uji KIR yg kemarin dikerjakan dengan mengetok nomor pada sasis mobil. Hal ini dianggap mampu menurunkan harga jual mobil, jadi mereka (taksi online) tak terima. Kita fasilitasi masukkannya dan ketika ini cuma memakai peneng yg mulai ditempel di bagian mesin atau plat nomor saja,” kata Pitra kepada KompasOtomotif, Rabu (15/3/2017).

Cara tersebut menurut Pitra menjadi win-win solution yg diterapkan Kemenhub. Para mitra taksi online tak mampu beralasan lagi buat tak mengikuti KIR karena pemerintah telah mengikuti aspirasi mereka.

Solusi Kemenhub Jaga Harga Mobil Bekas Taksi OnlineKOMPAS.com/YOGA SUKMANA Desain stiker taksi online dari Kementerian Perhubungan

“Ini mempermudah mereka, jadi ketika mereka telah berhenti atau tak lagi menjadi anggota taksi online, plat tadi dapat dilepas tanpa merusak atau meninggalkan bekas tanda pada sasis mobil,” kata Pitra.

Pemerintah juga memberikan kelonggaran yang lain untuk mitra yg baru saja membeli mobil buat dijadikan taksi online. Hal ini berupa pembebasan dari uji KIR selama enam bulan.

“Cuma enam bulan, setelah itu mereka juga wajib mengikuti uji KIR, karena itu kan tetap salah sesuatu syaratnya,” kata Pitra.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose