Wednesday , August 23 2017
Topik Terhangat

Pertamina Arden Cukup Kompetitif Di Bahrain

Pertamina Arden Cukup Kompetitif Di Bahrain

Jakarta (ANTARA News) – Tim Pertamina Arden yg diperkuat Norman Nato dan Sean Gelael pada uji mencoba resmi balapan Formula 2 (F2) di sirkuit Sakhir, Bahrain, yg berakhir Jumat terbilang cukup kompetitif setelah keduanya dapat masuk sepuluh besar.

Berdasarkan data dari manajemen Pertamina Arden yg diterima media di Jakarta, Norman Nato menutup sesi latihan resmi itu di posisi delapan dengan waktu sesuatu menit 41,180 detik dan Sean Gelael di posisi sembilan dengan sesuatu menit 41,181 detik.

Pada latihan sesi pamungkas di Bahrain ini, posisi pebalap tercepat dipegang oleh pebalap yang berasal Belanda yg memperkuat tim Rapax, Nyck de Vries dengan catatan waktu sesuatu menit 40,583 detik. Jika dilihat dari hasil ujicoba, selisih waktu dari posisi pertama hingga 16 tak lebih dari sesuatu menit.

Hasil yg diraih duet Norman Nato dan Sean Gelael ini sangat diapresiasi kepala mekanik Pertamina Arden, Getan Jego karena bagi meraih posisi tersebut membutuhkan perjuangan karena dua kendala termasuk pada kendaraan juga sempat terjadi.

“Hasil di Bahrain cukup bagus. Kami mulai langsung melakukan evaluasi hasil disini bagi mempersiapkan diri menghadapi seri pertama,” kata Getan Jego dalam informasi tertulis yg diterima media.

Sebelumnya pada sesi latihan hari kedua, Sean sempat mengalami kendala pada gearbox dan DRS mobilnya. Akibatnya, pebalap berusia 20 tahun ini tak dapat meraih catatan waktu maksimal pada sesi latihan pagi ataupun sore. Waktu terbaik Sean cuma sesuatu menit 42,249 detik.

Saat terkendala gearbox, Sean cuma dapat memaksimalkan mobil pada gigi empat pada 10 putaran awal. Akibatnya banyak kehilangan momen buat mengejar waktu tercepat saat temperatur trek sedang optimal, merupakan antara pukul 09.30 sampai 10.00. Saat mobil selesai diperbaiki, temperatur trek telah tinggi sehingga tak mampu waktu terbaik.

Setelah istirahat selama beberapa jam, sesi latihan petang dimulai. Namun, Sean kembali mendapatkan persoalan pada DRS mobilnya yg tiba-tiba tak berfungsi. Pada sesi latihan ini, Sean melahap 42 putaran, sedangkan Nato menyelesaikan 33 putaran.

Uji mencoba hari kedua, Kamis (30/3) berlangsung dalam keadaan cuaca yg cerah sehingga para pebalap memilih memakai ban medium. Namun, di sesi uji mencoba siang hingga petang, dua tim telah coba memakai ban tipe soft. Pada sesi latihan ini, tim Pertamina Arden, lebih fokus pada simulasi balap dan latihan di pit stop.

Tim Pertamina Arden masih menyimpan beberapa set ban soft yg memang sengaja disiapkan bagi sesi latihan hari ketiga bagi mengejar waktu tercepat. Strategi ini hampir sama dengan sesi latihan di Barcelona, Spanyol pada beberapa minggu lalu. Saat itu Nato tampil sebagai pebalap tercepat dan Sean menempati posisi ke tujuh.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose