Saturday , June 24 2017
Topik Terhangat

Dirut Dan GM Treasury PT PAL Indonesia Ditahan KPK

Dirut Dan GM Treasury PT PAL Indonesia Ditahan KPK

JAKARTA, KOMPAS.com– Direktur Utama PT PAL Indonesia, M Firmansyah Arifin, menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Firmansyah ditahan setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

“Guna kepentingan penyidikan, para tersangka mulai ditahan bagi 20 hari pertama,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Jumat (31/3/2017).

Firmansyah keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 23.20 WIB. Firman yg sudah mengenakan rompi oranye tampak berupaya menutupi wajahnya dari sorotan kamera wartawan.

Firmansyah langsung menaiki mobil tahanan tanpa menjawab sesuatu pun pertanyaan awak media.

(Baca: Kronologi Operasi Tangkap Tangan Pejabat PT PAL Indonesia)

Firmansyah ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan beberapa bawahannya. Keduanya yakni, General Manager Treasury PT PAL Indonesia Arif Cahyana, dan Direktur Keuangan PT PAL Indonesia Saiful Anwar.

KPK juga memutuskan perantara penjualan kapal dari perusahaan Ashanti Sales Inc, Agus Nugroho, sebagai tersangka.

Firmansyah ditahan di Rumah Tahanan C1 Gedung KPK. Sementara, Arif ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam Guntur Jakarta. Kemudian, Agus Nugroho di Rutan Polres Jakarta Timur.

Dalam perkara ini, PT PAL Indonesia melayani pembuatan beberapa kapal perang bagi pemerintah Filipina. Proses pembelian yg disepakati pada 2014 tersebut melibatkan perusahaan perantara AS Ashanti Sales Inc.

(Baca:¬†Dirut dan Pejabat PT PAL Indonesia Dijanjikan “Fee” Rp 14 Miliar)

Proyek pembelian beberapa kapal perang tersebut senilai 86,96 juta dollar AS. Diduga, pejabat PT PAL menyepakati adanya cash back dengan perusahaan perantara, dari keuntungan penjualan sebesar 4,75 persen.

Sebesar 1,25 persen atau senilai 1,087 juta dollar AS mulai diberikan kepada pejabat PT PAL. Sementara, 3,5 persen menjadi bagian keuntungan perusahaan perantara.

Kompas TV PT PAL menegaskan tak ada operasi tangkap tangan di kantor PT PAL yg dikerjakan oleh KPK.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose