Sunday , June 25 2017
Topik Terhangat

Tiga Besar Puteri Indonesia Ditanyai Soal Cara Menjaga Perdamaian Dunia

Tiga Besar Puteri Indonesia Ditanyai Soal Cara Menjaga Perdamaian Dunia

Jakarta (ANTARA News) – Perdamaian dunia menjadi sesuatu pertanyaan yg mengemuka pada babak tiga besar ajang pemilihan Puteri Indonesia 2017 yg berlangsung Jumat malam ini. 

Ketiga finalis mendapatkan pertanyaan mengenai cara mereka menjaga perdamaian dunia bila nantinya terpilih mewakili tanah air di kontes internasional. 
“Apapun tujuan kontes ratu sejagat, tujuan akhirnya adalah mendorong terciptanya perdamaian dunia. Jika Anda terpilih sebagai Puteri Indonesia 2017, dan mewakili Indonesia di forum tersebut, apa yg mampu Anda sarankan untuk terciptanya perdamaian dunia?,” demikian pertanyaan yg diucapkan presenter Choky Sitohang ketika itu. 
Kevin Liliana, finalis dari Jawa Barat memilih pendekatan budaya bagi menjaga perdamaian dunia. 
“Jika aku terpilih menjadi Puteri Indonesia, tentunya aku sebagai perempuan mulai banyak mendapat kesempatan menunjukkan budaya Indonesia. Menurut aku pendekatan budaya adalah pendekatan paling efektif bagi mendorong sebuah perdamaian dunia,” kata dia.

“Maka dari itu, seandainya aku terpilih aku mulai memperkenalkan budaya, berbicara bersama negara lain, bertukar pengalaman budaya yg kalian miliki di negara masing-masing. Niscaya perdamaian itu mulai terjadi, seandainya kami saling menerima budaya kalian masing-masing dan tanpa mengklaim budaya lain,” sambung Kevin.

Untuk pertanyaan yg sama, finalis dari DKI Jakarta 5, Bunga Jelitha Ibrani mengutamakan persamaan ketimbang membesar-besarkan perbedaan. 

Dia juga berencana bertemu wakil-wakil dari negara lain, buat menjaga perdamaian dunia. 
“Ajang ratu sejagat memang buat menciptakan perdamaian dunia, dan juga mempererat persaudaraan antar negara. Kita harus mengutaman persamaan tanpa harus ada perbedaan,” tutur Bunga. 
“Dan seandainya aku diizinkan mewakili di ajang internasional, aku mulai bertemu dengan wakil negara yang lain 80 negara, mulai menjadi pengalaman luar biasa buat aku dan juga dapat menjadikan diri aku lebih bijaksana,” sambung dia.

Sementara itu, Karina Nadila, finalis dari Nusa Tenggara Timur mengutamakan sikap toleransi. 

“Selalu bertoleransi, agar terus tercipta kehidupan harmonis,” tutur Karina atau kerap disapa Nina itu.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose