Wednesday , August 23 2017
Topik Terhangat

Bantuan Rp 1,34 Miliar Untuk Korban Longsor Ponorogo

Bantuan Rp 1,34 Miliar Untuk Korban Longsor Ponorogo

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sebesar Rp 1,34 miliar bagi korban bencana tanah longsor di Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan segera bantuan itu ketika meninjau lokasi bencana, Minggu (2/4/2017) pagi.

Bantuan tersebut meliputi Rp 832 juta buat bantuan logistik yg terdiri dari paket lauk pauk, family kit, foodware, selimut wol, matras, tenda gulung, tenda keluarga dan paket sandang.

“Sementara sisanya disiapkan buat santunan ahli waris korban meninggal atau hilang sejumlah masing-masing Rp 15 juta dan maksimal Rp 5 juta buat korban luka,” kata Khofifah dalam siaran pers, Minggu.

Sesaat setelah kejadian, Taruna Siaga Bencana (Tagana) segera dikerahkan bagi menolong evakuasi. Tak cuma dari wilayah Ponorogo, namun juga dari wilayah sekitar seperti Probolinggo,Trenggalek, Nganjuk, Pacitan, Magetan, Kabupaten Madiun dan Kota Madiun.

Khofifah mengatakan, selain Tagana, juga dikerahkan anggota Kampung Siaga Bencana (KSB) Ngebel.

“Tagana yg dikerahkan bertugas mendirikan sekaligus mengelola dapur umum lapangan guna memenuhi kebutuhan logistik korban bencana dan serta relawan,” kata Khofifah.

(Baca juga: Detik-detik Mencekam untuk Warga Saat Longsor Terjang Ponorogo)

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat mengatakan, perlu adanya percepatan penanganan korban tanah longsor di Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Dia mendorong diterbitkannya Surat Keputusan Tanggap Darurat oleh pemerintah daerah setempat.

“Untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yg terdampak Kemensos mendorong Pemkab langsung menerbitkan SK tanggap darurat,” ujar Harry.

Dengan adanya SK itu, maka cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 100 ton mampu langsung dicairkan. Bila diperlukan, mulai ada penambahan CBP dari alokasi provinsi dan Kementerian Sosial.

Harry mengatakan, Kemensos juga menyiapkan tenaga pendamping psikososial dan Tim Reaksi Cepat.

“Guna mengatasi trauma buat korban tanah longsor, terutama keluarga korban yg masih dinyatakan hilang,” kata Harry.

(Baca juga: Mensos Minta Warga di Lokasi Longsor Ponorogo Segera Direlokasi)

 

Kompas TV Kondisi Korban Longsor Mengungsi Memprihatinkan

Sumber: http://nasional.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose