Tuesday , August 22 2017
Topik Terhangat

Peluang Vettel Dan Hamilton Di GP F1 Bahrain

Peluang Vettel Dan Hamilton Di GP F1 Bahrain

Jakarta (ANTARA News) – Persaingan antara Sebastian Vettel dan Lewis Hamilton dari beberapa tim raksasa Ferrari dan Mercedes mulai kembali memanas pada seri ketiga Grand Prix Formula Satu (F1) 2017 di Sirkuit Sakhir, Bahrain, Minggu (16/4).

Vettel, yg menjuarai seri pembuka di GP Australia, dan Hamilton, juara GP China di Shanghai minggu lalu, menjadi pemuncak klasemen pebalap sementara dengan sama-sama mengumpulkan 43 poin.

Pebalap yang berasal Jerman, Sebastian Vettel, menjadi yg tercepat pada sesi latihan pertama dan kedua di Sikuit Sakhir, sedangkan juara dunia tiga kali Lewis Hamilton tercecer di urutan 10 pada latihan pertama dan naik ke posisi lima pada latihan kedua yg digelar pada Jumat waktu Bahrain.

Bagi para pebalap, Bahrain yg menjadi tuan rumah Formula 1 sejak 2004 menghadirkan tantangan yg berbeda dibandingkan dengan sirkuit-sirkuit Eropa.

Memacu kecepatan di Sirkuit Sakhir sangat menguji kinerja mobil dan cengkeraman ban karena memiliki lansekap tandus, dan trek yg berdebu membuat filter udara kendaraan selalu mendapat perhatian dari tim mekanik.

Menurut jadwal di situs Formula 1, sesi kualifikasi (Sabtu) dan balapan penting (Minggu) mulai digelar pukul 18.00 waktu setempat, ketika terjadi perubahan suhu dari panas menjadi dingin menjelang malam hari.

Situasi itu menuntut fisik yg prima dari para pebalap dan pengaturan mesin yg disesuaikan dengan suhu di lintasan balap, yg mulai memakai lampu sorot bagi tidak mengurangi penerangan.

Mercedes dan Ferrari

Dari enam balapan terakhir di Sirkuit Sakhir, Vettel mengangkat piala juara pada 2012 dan 2013, sedangkan pebalap Inggris, Hamilton, menjuarai seri Bahrain pada 2014 dan 2015.

Tim Mercedes menjadi juara dalam tiga tahun berturut-turut pada 2014 dan 2015 (Hamilton) dan 2016 oleh Nico Rosberg, yg menetapkan pensiun pada akhir musim kompetisi itu.

Namun Ferrari memegang rekor juara empat kali dengan kemenangan pada 2004, 2007, 2008 dan terakhir 2010. Sementara Renault beberapa kali menang.

Fernando Alonso menjadi satu-satunya pebalap tiga kali menjadi juara di Bahrain, beberapa kali bersama tim Renault pada 2005 dan 2006 dan sesuatu kali dengan Ferrari pada 2010.

Hamilton juga meraih posisi pole dalam beberapa kualifikasi terakhir. Namun penampilan bagus Vettel pada beberapa sesi latihan awal membuat pebalap Ferrari itu berpeluang mendapatkan posisi pole yg pernah ia raih pada 2012.

Jika malam nanti Vettel menjadi yg tercepat pada sesi kualifikasi, maka ia mulai menjadi pembalap pertama yg meraih beberapa kali posisi pole bersama beberapa tim berbeda, Red Bull dan Ferrari.

Sementara Kimi Raikkonen yaitu pebalap yg paling kadang naik podium di Bahrain, sayangnya dari delapan kali naik podium ia tak sesuatu kali pun menjuarai lomba.

Sementara Lewis Hamilton lima kali naik podium, diikuti Vettel, Alonso dan Massa masing-masing tiga kali.

Rekor lap di Bahrain juga belum terpecahkan sejak Pedro de la Rosa dari McLaren mencatatkan waktu 1 menit 31,447 detik pada 2015. Nico Rosberg menjadi pebalap dengan lap tercepat tahun dahulu dengan catatan waktu 1 menit 34,482 detik.

Konfigurasi mesin baru di F1 2017 memungkinkan para pebalap mendapatkan waktu lebih cepat. Contohnya, di GP Australia rata-rata pebalap lebih cepat 2,459 detik per lap dan 4,446 detik per lap di GP China, demikian siaran laman Formula 1.

Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose