Wednesday , August 23 2017
Topik Terhangat

Komitmen Isaiah Thomas Tampil Di Tengah Duka Cita Tuai Pujian

Komitmen Isaiah Thomas Tampil Di Tengah Duka Cita Tuai Pujian

Jakarta (ANTARA News) – Bintang Boston Celtics, Isaiah Thomas, tengah dirundung duka setelah adik perempuannya, Chyna Thomas, tewas dalam kecelakaan tunggal tragis di Washington, Amerika Serikat, pada Sabtu (15/4) setempat.
Meski demikian, Thomas tetap berkomitmen tampil membela timnya dalam laga pertama putaran pertama playoff NBA melawan Chicago Bulls di TD Garden, Massachussets, sehari berselang.
Di tengah duka cita yg merundungnya, Thomas tetap tampil maksimal dengan mencetak 33 poin, mengamankan lima rebound dan mengirimkan enam assist dalam 38 menit waktu bermainnya di atas lapangan.
Meski pada akhirnya Celtics harus mengakui keunggulan Bulls 102-106, penampilan Thomas tidak pelak menuai pujian dari sang pelatih, Brad Stevens, yg menilai penampilan sang pemain menginspirasinya.
“Saya bukan cuma bangga terhadap upaya tim ini memenangkan pertandingan, tapi juga mendukung dia (Thomas). Tak ada perasaan yang lain selain terinspirasi dari cara ia bermain,” kata Stevens selepas pertandingan sebagaimana dilansir laman resmi NBA.
“Ia luar biasa. Ia adalah pemain dan sosok yg luar biasa, aral dan rintangan kian hari kian sulit baginya, namun ia dapat menampilkan permainan seperti itu,” ujar Stevens menambahkan merujuk pada pencapaian Thomas di laga tersebut.
Stevens mengaku memberikan pilihan penuh kepada Thomas apakah ia ingin bermain di laga pertama tersebut atau tidak, sembari mengaku bilapun Thomas menetapkan absen ia tak mulai keberatan.
(baca juga: Harden pimpin Rockets atasi Thunder 118-87 di laga playoff pertama) 
Hingga Minggu (16/4) siang setempat, Thomas masih kelihatan menangis di bangku pemain dalam sesi latihan ditemani rekan setimnya, Avery Bradley, yg merangkulnya erat, namun dua jam berselang Thomas sukses melesakkan 10 dari 18 kali percobaan tembakannya dalam laga melawan Bulls.
Bradley sendiri mengapresiasi penampilan Thomas, yg dinilainya bermain tidak cuma bagi dirinya sendiri tapi juga bagi keluarganya dan mendiang adik perempuannya.
“Sebagai rekan setim kita mengapresiasi itu. Ia adalah pebasket dan sosok yg luar biasa, sungguh aku bahagia dengan cara ia bermain malam ini dan kalian harus berjuang selalu untuknya,” kata Bradley yg mencetak 14 poin di laga tersebut.
Celtics juga mengatakan belasungkawa atas kepergian adik Thomas dengan mengheningkan cipta sebelum para pemain memasuki lapangan sembari menampilkan tulisan “In memory of Chyna Thomas” di papan skor, yg direspon dengan kondisi hening bak misa kebaktian gereja oleh para penonton.
Hingga jelang pertandingan dimulai, Thomas masih menyeka air matanya, sebelum ia melantai berlaga mengenakan sepatu yg sengaja ia tulisi sendiri dengan tulisan “Chyna”, “I Love You” dan “4-15-17”.

Penerjemah: Gilang Galiartha

Editor: Monalisa

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Komitmen Isaiah Thomas Tampil Di Tengah Duka Cita Tuai Pujian

Komitmen Isaiah Thomas Tampil Di Tengah Duka Cita Tuai Pujian

Jakarta (ANTARA News) – Bintang Boston Celtics, Isaiah Thomas, tengah dirundung duka setelah adik perempuannya, Chyna Thomas, tewas dalam kecelakaan tunggal tragis di Washington, Amerika Serikat, pada Sabtu (15/4) setempat.
Meski demikian, Thomas tetap berkomitmen tampil membela timnya dalam laga pertama putaran pertama playoff NBA melawan Chicago Bulls di TD Garden, Massachussets, sehari berselang.
Di tengah duka cita yg merundungnya, Thomas tetap tampil maksimal dengan mencetak 33 poin, mengamankan lima rebound dan mengirimkan enam assist dalam 38 menit waktu bermainnya di atas lapangan.
Meski pada akhirnya Celtics harus mengakui keunggulan Bulls 102-106, penampilan Thomas tidak pelak menuai pujian dari sang pelatih, Brad Stevens, yg menilai penampilan sang pemain menginspirasinya.
“Saya bukan cuma bangga terhadap upaya tim ini memenangkan pertandingan, tapi juga mendukung dia (Thomas). Tak ada perasaan yang lain selain terinspirasi dari cara ia bermain,” kata Stevens selepas pertandingan sebagaimana dilansir laman resmi NBA.
“Ia luar biasa. Ia adalah pemain dan sosok yg luar biasa, aral dan rintangan kian hari kian sulit baginya, namun ia mampu menampilkan permainan seperti itu,” ujar Stevens menambahkan merujuk pada pencapaian Thomas di laga tersebut.
Stevens mengaku memberikan pilihan penuh kepada Thomas apakah ia ingin bermain di laga pertama tersebut atau tidak, sembari mengaku bilapun Thomas menetapkan absen ia tak mulai keberatan.
(baca juga: Harden pimpin Rockets atasi Thunder 118-87 di laga playoff pertama) 
Hingga Minggu (16/4) siang setempat, Thomas masih kelihatan menangis di bangku pemain dalam sesi latihan ditemani rekan setimnya, Avery Bradley, yg merangkulnya erat, namun dua jam berselang Thomas sukses melesakkan 10 dari 18 kali percobaan tembakannya dalam laga melawan Bulls.
Bradley sendiri mengapresiasi penampilan Thomas, yg dinilainya bermain tidak cuma buat dirinya sendiri tapi juga bagi keluarganya dan mendiang adik perempuannya.
“Sebagai rekan setim kalian mengapresiasi itu. Ia adalah pebasket dan sosok yg luar biasa, sungguh aku bahagia dengan cara ia bermain malam ini dan kalian harus berjuang selalu untuknya,” kata Bradley yg mencetak 14 poin di laga tersebut.
Celtics juga mengatakan belasungkawa atas kepergian adik Thomas dengan mengheningkan cipta sebelum para pemain memasuki lapangan sembari menampilkan tulisan “In memory of Chyna Thomas” di papan skor, yg direspon dengan kondisi hening bak misa kebaktian gereja oleh para penonton.
Hingga jelang pertandingan dimulai, Thomas masih menyeka air matanya, sebelum ia melantai berlaga mengenakan sepatu yg sengaja ia tulisi sendiri dengan tulisan “Chyna”, “I Love You” dan “4-15-17”.

Penerjemah: Gilang Galiartha

Editor: Monalisa

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose