Wednesday , June 28 2017
Topik Terhangat

Perlu Waktu Untuk Pahami Teknologi Baru Sepakbola

Perlu Waktu Untuk Pahami Teknologi Baru Sepakbola

Moskow (ANTARA News) – Pelatih Chile, Juan Antonio Pizzi, percaya diperlukan lebih banyak waktu buat memahami teknologi baru, setelah timnya merasakan hasil positif dan negatif terhadap adanya sistem Video Asisten Wasit (VAR) yg diuji di Piala Konfederasi di Rusia.

Saat mengalahkan Kamerun dengan skor 2-0 pada pertandingan pembukaan mereka di Stadion Spartak pada Minggu, Chile memiliki “gol” yg tak disahkan menjelang turun minum saat VAR menetapkan bahwa Eduardo Vargas berada pada posisi offside saat ia mencetak gol.

Namun acuan yang lain dari wasit pada akhir pertandingan membuat Vargas bisa mencatatkan namanya dalam daftar pencetak gol. Awalnya, golnya dianggap offside namun kemudian disahkan setelah ditinjau ulang.

“Menurut aku sistem ini memerlukan waktu. Jika aku memahaminya dengan tepat, kalian sekarang menguji mencoba sistem dan mungkin ada keraguan kita terbiasa pada situasi-situasi yang lain di sepak bola,” tutur Pizzi.

“Menurut aku kalian harus menunggu dan melihat dan mungkin saat kalian akan terbiasa dengan hal ini, ini mulai menjadi lebih baik,” ucapnya pada konferensi pers setelah pertandingan pembukaan Grup B.

“Memiliki gol pada akhir babak pertama yg tak disahkan mencipatakan rasa stress kepada para pemain karena mereka tak terbiasa dengan situasi seperti itu. Namun, di sisi lain, teknologi pada akhirnya mungkin mulai lebih memberikan keadilan pada permainan.”

“Satu-satunya hal negatif mengenai insiden hari ini dengan VAR adalah bahwa sulit untuk para pemain yg berfokus pada permainan buat menyerapnya, dan bahkan meskipun itu keputusan yg tepat hal itu berdampak pada psikologis mereka.”

Arturo Vidal melayangkan protes keras kepada para ofisial pertandingan saat timnya berada dalam situasi tak menguntungkan menjelang turun minum, namun belakangan menyampaikan aksinya itu terjadi karena panasnya nuansa permainan.

“Ini adalah pertama kalinya kalian harus bermain dengan teknologi baru ini dan memang benar saat Anda keluar ke lapangan, Anda berkonsentrasi penuh, maka saat hal itu terjadi pada Anda, sulit bagi memahaminya.”

“FIFA sudah menjelaskan semuanya kepada kalian sebelum pertandingan namun, meskipun demikian, tak gampang buat menerima bahwa gol itu offside. Namun pada akhirnya kalian menerimanya sebagai keputusan yg adil dan sistem ini mulai berguna,” tambahnya.

Di bawah sistem VAR, wasit mampu berkomunikasi dengan beberapa asisten wasit yg melihat video di ruangan di stadion dengan akses ke segala saluran kamera.

Mereka memantau gol-gol yg tercipta, penalti-penalti yg diberikan, kartu merah segera dan masalah kesalahan identitas pemain, saat seorang pemain yg mendapat kartu kuning atau kartu merah sebenarnya tak terlibat dalam insiden.

VAR mampu mengoreksi wasit saat pertandingan sedang berlangsung, sedangkan ofisial pertandingan bisa mengacu keputusan-keputusan mereka bagi melakukan peninjauan.

Badan pembuat peraturan sepak bola IFAB diharapkan bisa mensahkan penggunaan VAS dengan basis permanen pada Maret.

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose