Friday , August 18 2017
Topik Terhangat

Taylor Swift Beri Kesaksian Murni Atas Pelecehan Seksual Yang Menimpa Dia

Taylor Swift Beri Kesaksian Murni Atas Pelecehan Seksual Yang Menimpa Dia

Denver (ANTARA News) – Penyanyi dan penulis lagu Taylor Swift, Jumat, mengeluarkan kesaksian tegas di bawah sumpah di pengadilan terbuka yg menyidangkan tuduhannya bahwa seorang pemandu musik radio Colorado melakukan pelecehan seksual ketika mereka berfoto bersama empat tahun lalu.

Pemenang Grammy di balik hits Fearless, Bad Blood, dan I Knew You Were Trouble, bersaksi pada Kamis di hari keempat sidang pengadilan federal di Denver terhadap pria yg dia tuduhkan melakukan pelecehan seksual, David Mueller.

Delapan anggota dewan juri Amerika Serikat menimbang tuduhannya Mueller menggerayangi bokongnya yg terbuka ketika temu penggemar sebelum konser pada 2013. Kesaksian Taylor itu melawan pernyataan Mueller bahwa Taylor membuat tuduhan yg tak benar dan menyebabkan ia dipecat dari pekerjaannya.

Tetapi dengan pengecualian Mueller, saksi pertama sidang percobaan tersebut, hampir setiap individu yg dipilih bagi bersaksi pengacaranya, Gabriel McFarland, memberikan kesaksian menarik, yg justru mendukung posisiTaylor.

Kesaksian Taylor sepertinya sangat menghancurkan pihak Mueller hingga pengacaranya, D Douglas Baldridge, menolak kesempatan bagi melakukan pemeriksaan silang terhadap kliennya sendiri ketika McFarland selesai menanyainya. 

Masih harus dilihat apakah Baldridge mulai memanggil orang yang lain bagi bersaksi begitu McFarland mengistirahatkan kasusnya.

Dalam bahasa yg gamblang dan kadang-kadang menarik perhatian orang di ruang sidang, bahkan dari dua anggota juri, Taylor mengatakan, bokongnya diraba “sangat lama” dan “secara sengaja” oleh Mueller ketika mereka berfoto bersama pacar sang penyiar radio, dan Mueller tampak seperti orang mabuk pada ketika itu.

“Klien Anda memegang bokong saya. (Tangannya) selalu menempel di bokong aku yg terbuka. Saya merasakan (tangannya) menggerayangi bokong aku di bawah rok,” katanya, pada McFarland.

Mueller, 55, Selasa dulu bersaksi bahwa dia mungkin sudah melakukan kontak yg tak disengaja dengan Taylor, namun menolak tuduhan bahwa ia melakukan tindakan tak pantas. Ketika ditanya apakah dia menggerayangi anggota tubuh bagian belakang artis tersebut, mantan penyiar stasiun radio Denver, KYGO-FM, itu menjawab, “Tidak, aku tak melakukannya.”

Foto yg menjadi perdebatan dan berulang kali ditampilkan di pengadilan memperlihatkan bintang pop itu mengenakan rok hitam dan atasan, diapit Mueller dan pacarnya, ketiganya tersenyum ke arah kamera. Tampak tangan kanan Mueller terhalang di belakang bagian belakangnya, dan Taylor sepertinya sudah menggeser pinggulnya sedikit menjauh darinya.

Taylor dengan tajam menolak pernyataan McFarland bahwa Mueller adalah korban identitas keliru. “Seluruh tangannya ada pada bokongku, saya tahu dia pelakunya,” balasnya.

Laporan Taylor didukung oleh kesaksian dari dua orang lain, termasuk juru fotonya, Stephanie Simbeck, yg mengabadikannya melalui kamera miliknya saat Mueller meletakkan tangannya pada bokong Taylor. Dia menyampaikan bahwa jelas kelihatan dalam foto bahwa Taylor sedang berusaha menjauhkan diri dari Mueller.

Setelah Mueller dan pacarnya pergi, Simbeck bersaksi, Taylor berkata dengan suara keras: “Bung, orang itu menggerayang bokongku,” dan ditanggapi Simbeck, “Aku tahu itu, saya milik fotonya.”

Mereka langsung menemukan gambar Mueller di kameranya dan Taylor berkata, “Itu dia,” ujar Simbeck kepada para anggota juri.

Dalam kesaksian emosional pada Rabu, ibunda Taylor, Andrea, menunjuk Mueller dari tempat saksi, dengan mengatakan, “Dia secara seksual menyerang putriku, tepat di sana, orang itu.”

Mueller memulai proses pengadilan, dan mengklaim Taylor membual dan menekan KYGO bagi memecatnya dari pekerjaan yg memberinya gaji 150.000 dolar AS per tahun. Taylor kemudian melawan serangan dan tindakan kriminal tersebut, serta meminta kompensasi simbolis sebesar 1 dolar Amerika Serikat.

Mantan penyiar itu kini mencari penghasilan yg sudah hilang dan pembersihan namanya, dan menyampaikan kepada pengadilan pekan ini bahwa dia sangat malu dituduh melakukan satu yg sangat tercela.

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose