Saturday , September 23 2017
Topik Terhangat

Pochettino Tak Mau Kambinghitamkan Kutukan Wembley

Pochettino Tak Mau Kambinghitamkan Kutukan Wembley

London (ANTARA News) – Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino menolak mengambinghitamkan kutukan Wembley buat klub ini setelah kalah 1-2 dari Chelsea Minggu malam tadi.

Spurs tadinya mengharapkan era baru di kandang sementaranya itu dengan mencatatkan kembali statistik yg mereka catat di White Hart Lane di mana terakhir kali mereka kalah dalam pertandingan liga pada Mei 2015.

Alih-alih mereka malah meneruskan performa buruknya di stadion nasional itu di mana selama musim dahulu mereka cuma menang beberapa kali dari 11 pertandingan, berbalikkan dengan Chelsea yg kini menang sembilan dari 11 pertandingan.

Pochettino mengungkapkan dia cuma menyesali dan tak frustasi atau marah oleh kekalahan itu padahal Spurs tampil dominan.

“Efek Wembley bukan alasan kita kalah pada pertandingan ini,” kata dia. “Tak adil menyalahkan stadion yg justru yaitu salah sesuatu dari tempat terbaik di dunia bagi memainkan sepak bola.”

Pochettino menolak anggapan bahwa para pemainnya terpengaruh oleh ukuran lapangan yg delapan persen lebih besar dari pada stadion kandang mereka yg tengah direnovasi menjadi sebuah stadion beraru berkapasitas 60.000 tempat duduk yg mulai operasional pada musim 2018-2019.

“Jika Anda mencintai sepak bola Anda tahu bahwa Wembley bukan masalah. Kami tak kalah karena lapangan tapi karena mereka lebih efektif di depan gawang ketimbang kami,” kata Pochettino. “Yang lebih utama lagi adalah penampilan tim yg membuat aku senang.”

Harry Kane membuang banyak peluang gol, demikian juga dengan Christian Eriksen. Namun dominasi Spurs tak dapat mematahkan Chelsea.

“Chelsea berusaha membendung kita dan aku senang kalah dengan cara seperti ini,” kata Pochettino seperti dikutip Reuters.

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Komentar Anda

You might also likeclose