Monday , June 26 2017
Topik Terhangat

Pemilik G4 Dan V10 Ramai-ramai Tuntut LG, Ada Apa?

Pemilik G4 Dan V10 Ramai ramai Tuntut LG, Ada Apa?

KOMPAS.com – Vendor smartphone Korea Selatan LG mendapat tuntutan hukum dari pemilik perangkat LG G4 dan V10 di California, Amerika Serikat. Tuntutan hukum itu diajukan karena persoalan bootloop yg dialami pemilik kedua perangkat.

Bootloop adalah keadaan di mana hardware smartphone tak berfungsi sebagaimana mestinya. Alhasil, perangkat bakal terus-menerus rebooting (retstart).

Dikutip KompasTekno dari Ars Technica, Senin (20/3/2017), persoalan ini membuat para pemilik G4 dan V10 tak mampu memakai smartphone itu lagi. Parahnya lagi, pihak LG dianggap tak melakukan upaya yg berarti bagi mengatasi persoalan tersebut. 

LG G4 pertama kali dirilis pada pertengahan 2015. Isu bootloop menyebar dua bulan setelahnya. Banyak yg mengeluhkannya di berbagai forum, media sosial, hingga YouTube. Hal yg sama juga terjadi pada LG V10 yg juga dirilis pada 2015.

Pemilik G4 Dan V10 Ramai ramai Tuntut LG, Ada Apa?

Advertisment

LG sebenarnya telah mengakui adanya persoalan tersebut, namun tetap tak melakukan banyak hal. Menurut hasil penyelidikan LG, bootloop terjadi karena ada beberapa komponen di dalam smartphone yg tak saling terhubung.

Recall perangkat juga tak dikerjakan oleh LG. Pengguna V10 dan G4 di California menyampaikan LG selalu menerus mengganti perangkatnya dengan perangkat yg bermasalah juga.

Mereka juga menyampaikan LG setempat menolak memberi bantuan ketika periode garansi telah habis.

Dalam dokumen yg disampaikan ke pengadilan, LG dikatakan tetap memproduksi smartphone meskipun ada cacat bootloop di perangkatnya.

LG kini memiliki masing-masing penerus smartphone yg bermasalah itu, yakni LG G5 dan LG V20. Sejauh ini, belum ada keluhan berarti dari kedua perangkat itu.

Baca: LG G6 Resmi Meluncur, Anti-air dan Tak Lagi Modular

Sumber: http://tekno.kompas.com

Komentar Anda

You might also likeclose